Ketika seseorang menzalimi kita, hati tentu terasa sakit. Ada luka yang sulit dilupakan, ada hak yang dirampas, ada perkataan yang menyakitkan, atau perlakuan yang meninggalkan bekas mendalam.
Lalu, bolehkah kita mendoakan keburukan kepada orang yang telah menzalimi kita?
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
لَا يُحِبُّ اللَّهُ الْجَهْرَ بِالسُّوءِ مِنَ الْقَوْلِ إِلَّا مَنْ ظُلِمَ
“Allah tidak menyukai perkataan buruk yang diucapkan secara terang-terangan, kecuali oleh orang yang dizalimi.” (QS. An-Nisa: 148)
Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma menjelaskan ayat ini bahwa Allah memberikan keringanan bagi orang yang dizalimi untuk mendoakan keburukan kepada orang yang menzaliminya. Namun, bersabar tetap lebih baik baginya.
BACA JUGA: Hukum Meminjam Barang Haram, Bolehkah?
Artinya, seorang yang benar-benar dizalimi tidak berdosa hanya karena mengadukan kezalimannya kepada Allah atau memohon agar Allah memberikan balasan yang adil.
Namun, ada batasannya.
Allah berfirman,
“Balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang setimpal. Tetapi barangsiapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya dari Allah.” (QS. Asy-Syura: 40).
Karena itu, jangan sampai rasa sakit membuat kita melampaui batas. Jangan mendoakan keburukan yang tidak sebanding dengan kezaliman yang dilakukan. Jangan pula menjadikan kemarahan sebagai alasan untuk melakukan kezaliman baru.
Kita boleh mengadu kepada Allah:
“Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui apa yang telah dia lakukan kepadaku. Berikanlah kepadaku keadilan dan lindungilah aku dari kezalimannya.”
BACA JUGA: Bolehkah Kita Mencari Hikmah di Balik Perintah Allah?
Dan jika hati mampu, kita juga dapat memilih untuk memaafkan.
Memaafkan bukan berarti membenarkan kezaliman. Bukan pula berarti membiarkan orang lain terus menyakiti kita. Memaafkan berarti menyerahkan urusan balasan kepada Allah dan tidak membiarkan kebencian menguasai hati.
Saudaraku, jika hari ini ada seseorang yang telah menzalimi kita, bawalah luka itu kepada Allah.
Kita tidak harus membalas. Allah mengetahui semuanya. Dan ketika kita tidak mampu membalas, yakinlah bahwa Allah tidak pernah lalai terhadap kezaliman hamba-Nya. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

