Home Akhir ZamanKiamat Terjadi di Hari Jumat

Kiamat Terjadi di Hari Jumat

Perbanyak salat, istighfar, membaca Al-Qur’an, sedekah, berbuat baik kepada orang tua, menjaga lisan, meminta maaf atas kesalahan, dan meninggalkan dosa yang selama ini dianggap ringan.

by Abu Umar
0 comments 6 views

Hari Jumat adalah hari yang istimewa bagi kaum Muslimin. Di dalamnya terdapat banyak keutamaan, termasuk adanya satu waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Namun, ada satu perkara besar yang juga berkaitan dengan hari Jumat, yaitu terjadinya hari kiamat.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Hari terbaik yang matahari terbit padanya adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke dalam surga, dan pada hari itu pula ia dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat.” (HR. Muslim).

Hadis ini menunjukkan bahwa hari Jumat memiliki kedudukan khusus dalam perjalanan sejarah manusia, sejak penciptaan Nabi Adam ‘alaihissalam hingga berakhirnya kehidupan dunia.

Bayangkan ketika hari itu tiba. Dunia yang selama ini kita kenal akan berakhir. Gunung-gunung yang kokoh akan dihancurkan. Lautan akan meluap. Langit akan terbelah. Manusia yang selama ini sibuk mengejar dunia akan berhadapan dengan kenyataan bahwa kehidupan dunia ternyata benar-benar sementara.

BACA JUGA: Tanda-Tanda Kiamat: Ilmu Diangkat dan Kebodohan Merajalela

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya.” (Az-Zalzalah: 1–2).

Tidak seorang pun mengetahui kapan tepatnya kiamat akan terjadi. Bahkan Rasulullah ﷺ tidak diberi pengetahuan tentang waktunya. Yang diberitahukan kepada kita adalah tanda-tandanya dan kepastian bahwa hari tersebut pasti datang.

Karena itu, pengetahuan bahwa kiamat terjadi pada hari Jumat bukanlah alasan bagi kita untuk menebak-nebak tanggal atau menentukan kapan dunia akan berakhir. Sebaliknya, hadis tersebut seharusnya membuat hati semakin sadar bahwa kematian dan hari akhir adalah sesuatu yang pasti.

Setiap Jumat yang kita lalui sebenarnya adalah pengingat. Kita mungkin masih bisa bangun pada Jumat berikutnya, tetapi belum tentu kita masih diberi kesempatan untuk menyambut Jumat setelahnya.

Rasulullah ﷺ juga mengingatkan bahwa manusia hendaknya memperbanyak amal sebelum datang hari ketika tidak ada lagi kesempatan untuk kembali memperbaiki kehidupan.

BACA JUGA: Hari Jumat dan Surat Al-Kahfi

Dunia ini akan berakhir. Harta akan ditinggalkan. Rumah akan kosong. Jabatan akan berakhir. Nama seseorang yang dahulu dikenal banyak orang pun perlahan akan dilupakan. Yang tersisa bagi seorang hamba adalah amal yang ia bawa menghadap Allah.

Maka, jangan hanya menunggu tanda-tanda kiamat. Persiapkan diri sebelum kiamat datang.

Perbanyak salat, istighfar, membaca Al-Qur’an, sedekah, berbuat baik kepada orang tua, menjaga lisan, meminta maaf atas kesalahan, dan meninggalkan dosa yang selama ini dianggap ringan.

Sebab persoalan terpenting bukanlah mengetahui Jumat yang mana kiamat akan terjadi, melainkan memastikan bahwa ketika hari itu benar-benar tiba, kita berada dalam keadaan beriman dan telah mempersiapkan bekal untuk menghadap Allah.

Jumat demi Jumat terus berlalu. Dan setiap Jumat yang pergi sesungguhnya membawa kita semakin dekat kepada akhir kehidupan dunia. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119