Home Nasihat UlamaAntara Takwa dan Maksiat: Penentu Derajat di Sisi Allah

Antara Takwa dan Maksiat: Penentu Derajat di Sisi Allah

Jika ingin mendapatkan kedudukan, jangan hanya mengejarnya di hadapan manusia.

by Abu Umar
0 comments 8 views

Manusia sering mengukur kemuliaan berdasarkan sesuatu yang terlihat.

Ada yang merasa mulia karena hartanya.
Ada yang bangga dengan jabatan.
Ada yang merasa tinggi karena keturunan.
Ada pula yang mengejar popularitas dan penghormatan manusia.

Namun, ukuran kemuliaan di sisi Allah tidak ditentukan oleh semua itu.

Ukuran kemuliaan di sisi Allah adalah takwa.

Ibnul Qayyim رحمه الله berkata:

المعاصي تُسْقِطُ الكَرَامَةَ

“Maksiat menjatuhkan kemuliaan.”

Beliau kemudian menjelaskan:

ومن عقوباتها: سقوط الجاه والمنزلة والكرامة عند الله وعند خلقه، فإن أكرم الخلق عند الله أتقاهم، وأقربهم منه منزلة أطوعهم له

“Di antara hukuman maksiat adalah jatuhnya wibawa, kedudukan, dan kemuliaan di sisi Allah dan di sisi makhluk-Nya. Karena makhluk yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa, dan yang paling dekat kedudukannya dengan-Nya adalah yang paling taat kepada-Nya.”

📚 Ad-Da’u wad-Dawa’, hlm. 79

Perkataan ini mengandung pelajaran yang sangat dalam. Maksiat bukan hanya merusak hubungan seorang hamba dengan Allah, tetapi juga dapat merusak kemuliaan dirinya.

BACA JUGA:  Tahapan Dosa, dari Bisikan Kecil hingga Kebinasaan

Seseorang mungkin masih memiliki jabatan. Namanya mungkin masih dikenal. Hartanya mungkin masih banyak. Orang-orang mungkin masih memujinya.

Namun, kemuliaan yang hakiki bukanlah apa yang terlihat di mata manusia.

Kemuliaan yang sebenarnya adalah ketika seseorang memiliki kedudukan yang baik di sisi Allah.

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ

“Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.” (QS. Al-Hujurat: 13)

Ayat ini menghancurkan ukuran-ukuran kemuliaan yang dibangun manusia.

Bukan orang yang paling kaya yang paling mulia.

Bukan orang yang paling terkenal.

Bukan pula orang yang memiliki jabatan paling tinggi.

Tetapi orang yang paling bertakwa.

Takwa berarti menjaga diri dari murka Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Karena itu, jangan merasa kecil hanya karena tidak memiliki banyak harta atau kedudukan dunia. Bisa jadi seseorang yang tidak dikenal manusia justru memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah karena ketakwaannya.

Sebaliknya, jangan merasa aman hanya karena manusia memuji kita.

Pujian manusia tidak akan menyelamatkan seseorang jika hatinya jauh dari Allah.

Maksiat juga memiliki dampak yang sering tidak disadari. Dosa yang terus dilakukan dapat menghilangkan rasa malu, melemahkan hati, mengurangi kewibawaan, dan membuat seseorang semakin berani melanggar batas-batas Allah.

Karena itu, ketika terjatuh dalam dosa, jangan berkata, “Ini hanya dosa kecil.”

Segeralah bertaubat.

Sebab, yang perlu dikhawatirkan bukan hanya besarnya dosa, tetapi besarnya pengaruh dosa tersebut terhadap hati dan hubungan kita dengan Allah.

Saudaraku, jika ingin mencari kemuliaan, jangan mengejarnya dengan popularitas.

Jika ingin mendapatkan kedudukan, jangan hanya mengejarnya di hadapan manusia.

Carilah kemuliaan di sisi Allah dengan takwa.

Perbanyak ketaatan.

Jauhi maksiat.

BACA JUGA:  

banner

Cukuplah Dosa Menjadi Hukuman saat Allah Mencabut Kebaikan dari Dirimu

Perbaiki hati.

Jaga shalat.

Tundukkan pandangan.

Jaga lisan.

Dan segera bertaubat setiap kali tergelincir.

Sebab, semakin bertakwa seorang hamba, semakin tinggi kemuliaannya di sisi Allah.

Dan semakin ia tenggelam dalam maksiat tanpa taubat, semakin ia mempertaruhkan kemuliaan dirinya.

Kemuliaan sejati bukan ketika manusia mengenal nama kita, tetapi ketika Allah meridai kita. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119