Home KajianJangan Melaknat Angin, Karena Ia Tunduk kepada Perintah Allah

Jangan Melaknat Angin, Karena Ia Tunduk kepada Perintah Allah

Rasulullah Muhammad ﷺ mengingatkan bahwa laknat yang diarahkan kepada sesuatu yang tidak layak dilaknat akan kembali kepada orang yang mengucapkannya.

by Abu Umar
0 comments 5 views

Sering kali seseorang mengucapkan kata-kata yang tidak disadari akibatnya. Ketika cuaca buruk, angin bertiup kencang, atau badai datang, tidak sedikit orang yang melampiaskan kekesalannya dengan melaknat angin. Padahal, Rasulullah Muhammad ﷺ telah melarang perbuatan tersebut.

Dari sahabat yang mulia Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan bahwa ada seseorang yang melaknat angin di hadapan Rasulullah Muhammad ﷺ. Mendengar hal itu, beliau bersabda,

“Jangan engkau melaknat angin, karena angin itu diperintahkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla untuk bertiup. Barang siapa melaknat sesuatu yang tidak layak dilaknat, maka laknat itu akan kembali kepada dirinya.” (HR. Abu Dawud no. 4908 dan At-Tirmidzi no. 1978)

BACA JUGA: Jangan Meremehkan Sedekah Orang Lain

Hadis ini mengandung pelajaran akidah dan adab yang sangat penting. Angin bukanlah makhluk yang bergerak atas kehendaknya sendiri. Ia hanyalah salah satu makhluk Allah yang selalu taat kepada perintah-Nya. Allah menggerakkan angin sesuai dengan hikmah dan ketetapan-Nya. Kadang angin menjadi pembawa rahmat, seperti membawa awan dan hujan yang menyuburkan bumi. Di waktu lain, angin juga menjadi sarana azab bagi kaum yang membangkang. Semua itu terjadi semata-mata karena kehendak Allah.

Oleh sebab itu, melaknat angin sama saja dengan mencela sesuatu yang tidak memiliki kehendak sendiri. Sikap seperti ini menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap takdir Allah. Seorang mukmin seharusnya mengembalikan segala urusan kepada Allah dan menyadari bahwa seluruh kejadian di alam semesta berada di bawah pengaturan-Nya.

BACA JUGA: Jangan Berharap Mati

Rasulullah Muhammad ﷺ juga mengingatkan bahwa laknat yang diarahkan kepada sesuatu yang tidak layak dilaknat akan kembali kepada orang yang mengucapkannya. Ini merupakan ancaman yang sangat serius. Lidah seorang muslim hendaknya dijaga agar tidak mudah mengucapkan kata-kata buruk, terlebih berupa laknat.

Ketika angin bertiup kencang atau cuaca terasa tidak bersahabat, yang dianjurkan bukanlah mencela atau melaknat, melainkan berdoa kepada Allah. Kita memohon agar diberikan kebaikan dari angin tersebut dan dijauhkan dari keburukannya. Dengan demikian, seorang muslim menunjukkan adab yang baik kepada Allah sekaligus mengakui bahwa seluruh makhluk berada di bawah kekuasaan-Nya. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119