Home KajianSyirik Mengharamkan Syurga dan Menjadikan Neraka Sebagai Tempat Kembali

Syirik Mengharamkan Syurga dan Menjadikan Neraka Sebagai Tempat Kembali

Inilah akibat dari kesyirikan yang dibawa hingga meninggal dunia tanpa tobat.

by Abu Umar
0 comments 7 views

Matan

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّهُ مَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ

“Sesungguhnya barang siapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh Allah mengharamkan surga baginya. Tempatnya ialah neraka, dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang yang zalim itu.” (QS. Al-Ma’idah: 72)

Syarah

Ayat ini merupakan salah satu ancaman paling keras dalam Al-Qur’an terhadap perbuatan syirik. Allah Ta’ala menegaskan bahwa siapa saja yang meninggal dunia dalam keadaan masih mempersekutukan-Nya, maka ia telah melakukan kezaliman yang paling besar dan dosa yang paling berat.

BACA JUGA:  Dosa-dosa yang Disegerakan Adzabnya

Balasan bagi orang yang mati di atas kesyirikan sangatlah mengerikan. Allah mengharamkan surga baginya, sehingga ia tidak akan pernah memasukinya. Tempat kembalinya adalah neraka, dan ia akan kekal di dalamnya selama-lamanya.

Di neraka tidak ada kematian yang dapat mengakhiri penderitaan mereka. Tidak ada pula keringanan azab. Bahkan, siksa yang mereka rasakan akan terus bertambah.

Allah Ta’ala berfirman,

فَذُوقُوا فَلَن نَّزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا

“Karena itu rasakanlah! Kami tidak akan menambahkan kepadamu selain azab.” (QS. An-Naba’: 30)

Ayat ini menggambarkan betapa dahsyatnya azab bagi orang-orang kafir di neraka. Setiap kali mereka berharap agar siksaan berkurang, justru azab mereka semakin ditambah.

Al-‘Allamah Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah menjelaskan bahwa ayat ini termasuk ayat yang paling berat bagi penghuni neraka. Sebab, ketika mereka berharap dapat mati agar terbebas dari siksa, atau berharap azab mereka diringankan, bahkan berharap dapat keluar dari neraka, jawaban yang mereka terima justru sangat menghinakan:

فَذُوقُوا فَلَن نَّزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا

“Karena itu rasakanlah! Kami tidak akan menambahkan kepadamu selain azab.”

BACA JUGA:  Keutamaan Wudhu, Menghapus Dosa-dosa

Artinya, tidak ada lagi harapan bagi mereka. Tidak ada kematian yang mengakhiri penderitaan, tidak ada keringanan siksa, dan tidak ada jalan keluar dari neraka. Yang ada hanyalah azab yang terus-menerus dan semakin bertambah.

Inilah akibat dari kesyirikan yang dibawa hingga meninggal dunia tanpa tobat.

Karena itu, setiap muslim hendaknya menjaga kemurnian tauhidnya, menjauhi segala bentuk syirik, baik yang besar maupun yang kecil, serta senantiasa memperbarui tobat kepada Allah. Selama nyawa belum sampai di tenggorokan dan matahari belum terbit dari barat, pintu tobat masih terbuka. Namun, apabila seseorang meninggal dunia dalam keadaan masih mempertahankan kesyirikan, maka ancaman Allah dalam ayat ini berlaku atasnya: surga diharamkan baginya, neraka menjadi tempat tinggalnya, dan tidak ada seorang pun yang dapat menolongnya dari azab Allah.  []

ReferensI: Syarhu Kitabul Kabäir wa Tabyinil Maharim (Dosa-Dosa Besar) / Penulis: Imam adz-Dzahabi / Penerbit: Pustaka Imam Syafi’i / Cetakan Pertama: Sya’ban 1446 H/Februari 2025 M

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119