Home RenunganHidup Adalah Sebuah Perjalanan

Hidup Adalah Sebuah Perjalanan

Orang yang cerdas bukanlah orang yang paling banyak mengumpulkan dunia, tetapi orang yang paling baik mempersiapkan dirinya untuk perjalanan setelah kematian.

by Abu Umar
0 comments 6 views

✍🏻 Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

“Sejak manusia diciptakan, mereka senantiasa berada dalam perjalanan. Mereka tidak akan berhenti dari perjalanan itu kecuali di surga atau di neraka. Orang yang berakal mengetahui bahwa perjalanan dibangun di atas berbagai kesulitan dan menghadapi beragam risiko.”

📚 Al-Fawaid, hlm. 165.

Perkataan yang singkat ini mengandung pelajaran yang sangat mendalam tentang hakikat kehidupan dunia. Banyak manusia mengira bahwa hidup hanyalah tentang mencari kenyamanan, mengumpulkan harta, atau mengejar berbagai kenikmatan dunia. Padahal sejatinya, hidup adalah perjalanan panjang menuju kampung akhirat.

Setiap hari yang berlalu sesungguhnya membawa kita semakin dekat kepada tujuan akhir. Tidak ada seorang pun yang menetap selamanya di dunia ini. Kita semua adalah musafir yang sedang menempuh perjalanan, dan setiap musafir pasti akan sampai pada tempat persinggahannya yang terakhir.

BACA JUGA: Banyak Problem Hidup? Coba Baca Doa Ini

Karena itu, seorang Muslim tidak seharusnya terkejut ketika menghadapi kesulitan, kesedihan, ujian, atau berbagai rintangan dalam hidup. Sebab perjalanan memang identik dengan kelelahan, pengorbanan, dan perjuangan. Tidak ada perjalanan yang bernilai tinggi tanpa kesabaran dalam menjalaninya.

Saudaraku, orang yang memahami bahwa dunia hanyalah tempat singgah akan lebih ringan menghadapi berbagai ujian. Ia menyadari bahwa kesulitan yang dialaminya hanyalah bagian dari perjalanan menuju kehidupan yang abadi.

Saudaraku, sebagaimana seorang musafir mempersiapkan bekal terbaik sebelum berangkat, demikian pula seorang mukmin hendaknya mempersiapkan bekal untuk akhirat. Bekal itu bukanlah harta yang ditumpuk, melainkan iman, amal saleh, ilmu yang bermanfaat, sedekah, dan ketakwaan kepada Allah Ta’ala.

Allah Ta’ala berfirman:

“Dan berbekallah, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.”

(QS. Al-Baqarah: 197)

Saudaraku, perjalanan hidup ini tidak akan berakhir di alam kubur. Kubur hanyalah salah satu persinggahan menuju kehidupan yang lebih panjang, yaitu kehidupan akhirat yang kekal selama-lamanya.

BACA JUGA:  Untuk Hidup yang Sesungguhnya

Oleh sebab itu, jangan sampai seluruh perhatian kita habis untuk memperindah tempat singgah yang sementara, sementara kita melupakan negeri tujuan yang sesungguhnya.

Orang yang cerdas bukanlah orang yang paling banyak mengumpulkan dunia, tetapi orang yang paling baik mempersiapkan dirinya untuk perjalanan setelah kematian.

Saudaraku, setiap hari yang berlalu adalah bagian dari umur yang tidak akan pernah kembali. Maka manfaatkanlah waktu yang tersisa untuk memperbanyak amal saleh sebelum perjalanan ini berakhir dan kita sampai pada tujuan yang tidak lagi dapat diubah. []

📚 Al-Fawaid, hlm. 165.

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119