Home Nasihat UlamaOrang Terus Berbuat Maksiat kemudian Bertaubat Istighfar Lagi

Orang Terus Berbuat Maksiat kemudian Bertaubat Istighfar Lagi

Inilah contoh manusia yang bergantung kepada nash-nash yang berisi pengharapan, menyandarkan diri kepadanya, dan memegangnya erat-erat dengan kedua tangannya.

by Abu Umar
0 comments 60 views

Ada kalanya jiwa manusia menipu dirinya sendiri, misalnya mengandalkan kepada ampunan-Nya. Serta menunda taubat. Terkadang juga berlindung dengan ucapan istighfar secara lisan, melaksanakan perkara-perkara yang disunnahkan, atau ilmu yang ia miliki. Terkadang pula dengan menjadikan takdir sebagai dalih, menjadikan hal-hal yang mirip dengan itu sebagai alasan, atau dengan alasan mengikuti para pemimpin.

Banyak orang menyangka bahwa apabila seseorang melakukan kemaksiatan lalu mengucapkan: “Astaghfirullah,” maka dampak negatif atau dosa dari kemaksiatan tersebut akan hilang dan selesailah urusannya.

BACA JUGA: Laknat Allah terhadap 5 Orang Ini

Ada orang yang mengaku faqih berkata kepadaku: “Aku akan berbuat semauku lalu aku mengucapkan: ‘Subhanallah wa bi hamdihi’, sebanyak seratus kali, maka apa yang kulakukan itu akan terampuni seluruhnya, sebagaimana riwayat shahih dari Nabi, bahwasanya beliau bersabda:

(( مَنْ قَالَ فِي يَوْمٍ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ عَنْهُ خَطَايَاهُ وَلَوْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ ))

“Barang siapa mengucapkan: ‘Subhanallah wa bi bamdihı (Mahasuci Allah dan aku memuji-Nya)’, sebanyak seratus kali dalam sehari, maka dosa-dosanya akan dihapus walaupun sebanyak buih di lautan.”

Seorang penduduk Makkah berkata kepada saya: “Jika seorang dari kami berbuat dosa, ia pun mandi dan melakukan thawaf sebanyak tujuh kali. Dengan demikian, dosa tersebut terhapus darinya.”

Ada juga yang berkata kepada saya: “Dalam riwayat yang shahih” dari Nabi disebutkan bahwa beliau bersabda:

(( أَذْنَبَ عَبْدُ ذَنْبًا، فَقَالَ: أَيْ رَبِّ إِنِّي أَصَبْتُ ذَنْبًا فَاغْفِرْ لِي، فَغَفَرَ لَهُ، ثُمَّ مَكَثَ مَا شَاءَ اللهُ، ثُمَّ أَذْنَبَ ذَنْبًا آخَرَ، فَقَالَ رَبِّ إِنِّي أَصَبْتُ ذَنْبًا فَاغْفِرْلِي، فَغَفَرَ لَهُ، ثُمَّ مَكَثَ مَا شَاءَ اللهُ ، ثُمَّ أَذْنَبَ ذَنْبًا، فَقَالَ: أَيْ رَبِّ أَصَبْتُ ذَنْبًا فَاغْفِرْ لِي، فَقَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: عَلِمَ عَبْدِي أَنَّ لَهُ رَبًّا يَغْفِرُ الذَّنْبَ وَيَأْخُذُ بِهِ، قَدْ غَفَرْتُ لِعَبْدِي؛ فَلْيَصْنَعْ مَا شَاءَ ))

‘Ada seorang hamba yang melakukan sebuah dosa, lalu ia berkata: ‘Wahai Rabbku, sesungguhnya aku telah melakukan dosa, maka ampunilah aku.’ Allah pun mengampuninya. Setelah itu, ia menahan diri dari maksiat selama beberapa waktu, kemudian ia melakukan lagi dosa yang lain. Ia lantas berkata: ‘Wahai Rabbku, sesungguhnya aku telah berbuat dosa, maka ampunilah aku.’ Allah pun kembali mengampuninya. Setelah itu, ia menahan diri dari maksiat selama beberapa waktu, lalu ia berbuat dosa lagi. Ia pun berkata: ‘Wahai Rabbku, sesungguhnya aku telah berbuat dosa, maka ampunilah aku.’ Allah berkata: ‘Hamba-Ku mengetahui bahwa ia mempunyai Rabb yang mengampuni dosa dan menghukum karenanya. Aku telah mengampuni hamba-Ku itu. Maka berbuatlah semaunya.’ Kemudian, orang itu berkata: ‘Aku tidak ragu bahwa aku memiliki Rabb yang akan mengampuni dosa dan menghukum karenanya!”

BACA JUGA: Jangan Meremehkan Dosa Kecil

Inilah contoh manusia yang bergantung kepada nash-nash yang berisi pengharapan, menyandarkan diri kepadanya, dan memegangnya erat-erat dengan kedua tangannya.

Jika orang itu dicela atas dosa dan sikapnya yang terus-menerus melakukan dosa, niscaya ia akan segera menyebut nash-nash yang berisi pengharapan serta keluasan rahmat dan ampunan Allah yang dihafalnya. []

Sumber: Ad daa Wad Dawaa, Macam-macam Penyakit hati yang Membahayakan dan Resep Pengobatannya, karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Pustaka Imam As-Syafi’i, Cetakan ke-10 November 2016 M 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119