Home Kajian3 Jiwa Manusia

3 Jiwa Manusia

Hingga suatu saat nanti keduanya akan terpisah. Bukan hanya itu, ternyata, jiwa kita ini terdiri dari beberapa macam. 

by Abu Umar
0 comments 146 views

Jiwa adalah suatu dzat yang dapat terlihat wujud dan bentuknya. Ya, jiwa yang kini dimiliki manusia, merupakan satu-satunya tempat yang dijadikan tempat oleh ruh selama di dunia. Hingga suatu saat nanti keduanya akan terpisah. Bukan hanya itu, ternyata, jiwa kita ini terdiri dari beberapa macam.

Allah SWT memberitahukan bahwa jiwa ada tiga macam:

1. Jiwa ammarah bi as-su’, yakni jiwa yang cenderung pada kejahatan. “Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku,” (QS. Yusuf: 53).

BACA JUGA: Manusia yang Mengejar Dunia

2. Jiwa lawwamah, “Dan Aku brsumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri),” (QS. Qiyamah: 2).

3. Jiwa muthma’innah, “Hai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Lalu masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku,” (QS. Al-Fajr: 27-29).

Maksudnya bukan berarti bahwa tiap manusia punya tiga jiwa, tetapi ini adalah sifat atau keadaan bagi satu dzat. Jika hawa nafsu mengenai jiwa sehingga ia mengerjakan dosa dan maksiat, berarti ia adalah jiwa ammarah. Jiwa lawwamah adalah jiwa yang berdosa dan bertaubat.

Dinamakan lawwamah karena jiwa itu mencela pemilik jiwa bila berdosa, juga karena berubah-ubah antara melakukan kebaikan dan kejahatan. Jiwa muthma’innah adalah jiwa mencintai dan menginginkan kebaikan, dan membenci kejahatan dan dosa. Hal itu menjadi karakter dan kebiasannya. [Lihat Ibn Taimiyah, Risalah al-‘Aql wa ar-Ruh, dalam Majmu’at ar-Rasa’il al-Muniriyah, II, h. 41]

BACA JUGA: 6 Jiwa Suci dari Bumi Yatsrib

Penulis Syarh al-Aqidah ath-Thahawiyah, setelah menyebut tiga macam jiwa itu berkata, “Maksudnya adalah satu jiwa, tetapi memiliki banyak sifat. Pada dasarnya ia adalah jiwa ammarah. Lalu jika dihadang oleh iman, maka menjadi lawwamah karena melakukan dosa kemudian mencela dan menyalahkan pemiliki jiwa, serta ragu antara melakukan dan meninggalkan. Jika imannya kuat, jiwa itu menjadi muthma’innah.” []

Sumber: Ensiklopedia Kiamat/Karya: Dr. Umar Sulayman al-Asykar/Penerbit: Serambi

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119