Home RenunganSaat Anda Berlumuran Dosa

Saat Anda Berlumuran Dosa

Jangan pernah menunda taubat. Jangan menunggu sampai hati semakin keras atau ajal datang tanpa peringatan.

by Abu Umar
0 comments 8 views

Setiap manusia pasti pernah berbuat salah. Tidak ada seorang pun yang terbebas dari dosa, kecuali para nabi yang dijaga oleh Allah. Karena itu, yang membedakan seorang mukmin dengan yang lainnya bukanlah banyak atau sedikitnya kesalahan yang pernah dilakukan, melainkan seberapa cepat ia kembali kepada Allah dengan penuh penyesalan.

Ketika hati terasa berat karena maksiat, ketika amal terasa kering, dan ketika dosa seolah menumpuk tanpa disadari, ada satu amalan yang sangat dianjurkan untuk diperbanyak, yaitu istighfar.

Ibnul Qayyim rahimahullah meriwayatkan sebuah nasihat yang sangat indah. Beliau berkata,

BACA JUGA:  Cukuplah Dosa Menjadi Hukuman saat Allah Mencabut Kebaikan dari Dirimu

“Ada seorang ulama ditanya, ‘Manakah yang lebih bermanfaat bagi seorang hamba, bertasbih atau beristighfar?’

Ia menjawab, ‘Apabila sebuah pakaian bersih, maka parfum dan air mawar lebih bermanfaat baginya. Namun apabila pakaian itu kotor, maka sabun dan air panas lebih bermanfaat baginya.'”

(Al-Wabil ash-Shayyib, hlm. 92).

Perumpamaan ini sangat dalam maknanya. Tasbih adalah amalan yang mulia. Ia laksana wewangian yang memperindah pakaian yang sudah bersih. Namun ketika hati sedang dipenuhi noda dosa, yang lebih dibutuhkan adalah “sabun” yang membersihkannya, yaitu istighfar.

Istighfar bukan sekadar ucapan Astaghfirullah. Ia adalah pengakuan bahwa kita telah berbuat salah, penyesalan yang tulus, permohonan ampun kepada Allah, serta tekad untuk meninggalkan maksiat dan memperbaiki diri.

Betapa banyak orang yang rajin berzikir, tetapi masih meremehkan istighfar. Padahal Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, manusia yang telah diampuni dosa-dosanya, tetap beristighfar lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari. Dalam riwayat lain disebutkan bahkan seratus kali sehari. Lalu bagaimana dengan kita yang setiap hari bergelimang kekurangan dan dosa?

BACA JUGA:  Dosa Besar: Menyekutukan Allah

Istighfar memiliki keutamaan yang sangat besar. Dengannya dosa dihapuskan, hati menjadi tenang, pintu rezeki dibukakan, kesulitan dipermudah, dan rahmat Allah diturunkan kepada hamba-Nya. Istighfar juga menjadi sebab datangnya keberkahan dalam kehidupan, sebagaimana banyak disebutkan dalam ayat-ayat Al-Qur’an.

Saudaraku, jangan pernah menunda taubat. Jangan menunggu sampai hati semakin keras atau ajal datang tanpa peringatan. Jika hari ini engkau merasa banyak berbuat salah, jangan berputus asa. Justru itulah saat terbaik untuk memperbanyak istighfar.

Basahilah lisan dengan ucapan, Astaghfirullah wa atubu ilaih. Mohonlah ampun kepada Allah di setiap kesempatan. Sebab, tidak ada dosa yang terlalu besar bagi ampunan-Nya, selama seorang hamba datang kepada-Nya dengan hati yang tulus dan penuh penyesalan. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119