Ayah dan Bunda, salah satu masalah yang berkembang dalam masyarakat kita saat ini adalah lemahnya kesadaran sosial atau kesadaran untuk hidup bermasyarakat. Kelemahan itu awalnya disebabkan oleh ketidaktahuan kita tentang pentingnya kerja sama atau gotong royong dan faktor-faktor pendukungnya
Oleh karena itu, sudah saatnya bagi kita untuk menumbuhkan dan mengembangkan jiwa sosial dalam diri anak. Yang berarti membentuk sifat dan karakternya agar memiliki kepekaan sosial dan bisa hidup bermasyarakat.
Dengan menumbuhkan dan mengembangkan jiwa sosialnya, buah hati kita diharapkan mampu menjadi pribadi bermanfaat di tengah masyarakat serta mengetahul apa saja hak dan kewajibannya.
BACA JUGA: 3 Karakter Anak Broken Home
Ayah dan Bunda bisa mulai mendidik jiwa sosial buah hati sejak fase timangan atau menyusui. Pendidikan sosial yang dimulai pada fase ini akan menempel di hatinya seumur hidup. Pertumbuhan jiwa sosial buah hati Ayah dan Bunda pada fase ini terlihat dari indikasi berikut
– Usia 3-5 bulan, anak mulai nyaman dengan keberadaan orang lain. la pun akan menangis saat ditinggal sendirian.
– Usia 6-7 bulan, anak mulai dapat membedakan suara orang yang marah dan suara orang yang mengajaknya bermain.
BACA JUGA: Pentingnya Mendidik Ruhiyah Anak
– Usia 8-9 bulan, anak mulai bisa meniru hal-hal sederhana dari orang lain.
– Usia 11-12 bulan, anak mulai berhenti melakukan sesuatu jika dilarang oleh orang dewasa.
– Usia 18-20 bulan, anak mulai memperlihatkan sifat membangkang
– Usia 20-24 bulan, perhatian anak mulai beralih dari mainan ke teman-temannya. []
Sumber: Rumahku Madrasah Pertamaku / Penulis: Dr. Khalid Ahmad Syantut / Penerbit: Maskana Media / Cetakan Kedua, Januai 2009
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

