Home Yaumul HisabSiksa Kubur Didengar Hewan

Siksa Kubur Didengar Hewan

Allah menyembunyikan suara siksaan itu dari kita agar kita mengubur jenazah berdasarkan hikmah dan kelembutan ilahi karena rasa takut akan menguasai diri kita saat mendengarnya.

by Abu Umar
0 comments 6 views

Diriwayatkan dari Zaid bin Tsabit, ia berkata:

بَيْنَمَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَائِطِ لِبَنِي النَّجَّارِ عَلَى بَغْلَةٍ لَهُ وَنَحْنُ مَعَهُ إِذْ حَادَتْ بِهِ فَكَادَتْ تُلْقِيهِ، وَإِذَا أَقْبُرُ سِتَّةٌ أَوْ خَمْسَةٌ أَوْ أَرْبَعَةٌ، قَالَ : كَذَا، كَانَ يَقُولُ الْجُرَيْرِيُّ فَقَالَ : مَنْ يَعْرِفُ أَصْحَابَ هَذِهِ الْأَقْبُرِ؟ فَقَالَ رَجُلٌ : أَنَا، قَالَ : فَمَتَى مَاتَ هَؤُلَاءِ؟ قَالَ : مَاتُوا فِي الْإِشْرَاكِ، فَقَالَ : إِنَّ هَذِهِ الْأُمَّةَ تُبْتَلَى فِي قُبُورِهَا فَلَوْلَا أَنْ لَا تَدَافَنُوا لَدَعَوْتُ اللَّهَ أَنْ يُسْمِعَكُمْ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ الَّذِي أَسْمَعُ

“Saat nabi berada di kebun milik Bani Najjar mengendarai keledai milik beliau dan kami turut serta bersama beliau, tiba-tiba keledai beliau miring dan hampir melemparkan beliau, ternyata di sana ada makam enam, lima atau empat orang demikian juga yang disampaikan dalam riwayat Al-Hariri- kemudian beliau bertanya: Siapa yang kenal para penghuni makam ini? Seseorang menjawab: Saya. Beliau bertanya: Kapan mereka dikubur? Orang itu menjawab: Mereka meninggal di (masa) kesyirikan. Beliau bersabda: Sungguh umat ini diuji dalam kuburnya, andai bukan karena (khawatir jika kalian mendengar siksa kubur sehingga) kalian tidak mau mengubur (jenazah), niscaya aku berdoa kepada Allah untuk memperdengarkan siksa kubur kepada kalian seperti yang aku dengar.” (Riwayat Al-Bukhari, hadits nomor 6366, Muslim, hadits nomor 586)

BACA JUGA:  Misteri Kematian Matahari

Diriwayatkan dari Aisyah, ia berkata:

دَخَلَتْ عَلَيَّ عَجُوزَانِ مِنْ عُجْزِ يَهُودِ الْمَدِينَةِ، فَقَالَتَا لِي : إِنَّ أَهْلَ الْقُبُورِ يُعَذِّبُونَ فِي قُبُورِهِمْ، فَكَذَّبْتُهُمَا وَلَمْ أُنْعِمْ أَنْ أُصَدِّقَهُمَا فَخَرَجَنَا وَدَخَلَ عَلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ لَهُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ عَجُوزَيْنِ وَذَكَرْتُ لَهُ، فَقَالَ : صَدَقَنَا إِنَّهُمْ يُعَذِّبُونَ عَذَابًا تَسْمَعُهُ الْبَهَائِمُ كُلُّهَا، فَمَا رَأَيْتُهُ بَعْدُ فِي صَلَاةِ إِلَّا تَعَوَّذَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

“Dua wanita tua Yahudi memasuki kediamanku, keduanya berkata: Penghuni kubur di siksa dalam kubur. Aisyah berkata: Kalian berdusta, aku tidak percaya pada kalian berdua. Keduanya keluar kemudian Rasulullah masuk, aku berkata: Wahai Rasulullah, dua wanita tua Madinah berkata: Penghuni kubur disiksa dalam kubur. Nabi bersabda: Keduanya benar, sungguh mereka disiksa keras yang terdengar oleh hewan. Aisyah berkata: Setelah itu, tidaklah aku melihat beliau shalat melainkan memohon perlindungan dari siksa kubur.”

Imam Qurthubi menyampaikan, ulama kita menjelaskan, keledai yang ditunggangi Rasulullah miring saat mendengar suara para penghuni kubur disiksa, hanya makhluk berakal yang tidak mendengarnya, seperti jin dan manusia, berdasarkan sabda nabi: “Andai bukan karena (khawatir jika kalian mendengar siksa orang mendengar gemuruh halilintar atau goncangan besar akan kubur sehingga) kalian tidak mau mengubur (jenazah), niscaya aku berdoa kepada Allah untuk memperdengarkan siksa kubur kepada kalian seperti yang aku dengar.”

Allah menyembunyikan suara siksaan itu dari kita agar kita mengubur jenazah berdasarkan hikmah dan kelembutan ilahi karena rasa takut akan menguasai diri kita saat mendengarnya, sehingga kita tidak bisa mendekati makam untuk mengubur jenazah. Atau suara penghuni kubur yang tersiksa itu akan membinasakan orang yang masih hidup, sebab pendengaran manusia tidak mampu mendengar adzabAllah di dunia ini karena kekuatannya lemah.

BACA JUGA: Kematian Orang Kafir

Bukankah ketika membinasakannya. Gemuruh halilintar tidak seberapa jika dibandingkan dengan teriakan manusia yang dipukuli malaikat dengan palu besar yang terdengar oleh semua yang ada di dekatnya.

Di antara kalangan ahlul ilmi dan amal, saat mengubur jenazah di perkampungan mereka di sebelah timur Isbelia, setelah itu mereka duduk di sudut makam berbicang-bincang, ada seekor hewan yang sedang merumput di dekat mereka, tiba-tiba hewan itu berlari kencang meninggalkan pemakaman, sepertinya telinganya mendengar sesuatu, setelah itu hewan itu lari.

Hewan itu melakukan hal yang sama selama beberapa kali. Abu Hakam menyatakan, aku teringat siksa kubur dan sabda Nabi:

إِنَّهُمْ يُعَذِّبُونَ عَذَابًا تَسْمَعُهُ الْبَهَائِمُ

“Sungguh mereka disiksa keras yang terdengar oleh hewan.” []

banner

Sumber: Ar-Riyad an-Naadirah fii Shahiih ad-Daaril Akhirah (Misteri Kematian – Menguak Fenomena Kematian & Rentetan Peristiwa Dahsyat Menjelang Kiamat / Penulis: Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli / Cetakan Pertama: Rabiul Awwal 1439 H/Nopember 2017 M / Penerbit: Pustaka Dhiya’ul Ilmi

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119