Home Baiti JannatiPeran Bunda, Ayah dan Kakak untuk Anak Usia 2 s.d, 6 Tahun

Peran Bunda, Ayah dan Kakak untuk Anak Usia 2 s.d, 6 Tahun

Kepribadian anak mulai terbentuk dan menjadi gambaran karakternya pada masa depan, seperti berani atau pengecut, dermawan atau kikir, dan sebagainya.

by Abu Umar
0 comments 131 views

Masa usia 2 sampai 6 tahun adalah fase emas dalam kehidupan seorang anak. Pada rentang usia inilah fondasi kepribadian, cara berpikir, dan kecerdasan emosional mulai dibentuk. Anak belajar bukan hanya dari kata-kata, tetapi dari sikap, kebiasaan, dan suasana yang ia rasakan setiap hari di rumah. Karena itu, keluarga menjadi sekolah pertama dan paling berpengaruh dalam tumbuh kembangnya.

Peran bunda dan ayah pada fase ini tidak dapat saling menggantikan. Bunda menghadirkan rasa aman, kasih sayang, dan kelembutan yang menenangkan jiwa anak. Ayah menanamkan keteladanan, ketegasan, dan keberanian dalam menghadapi dunia. Keduanya saling melengkapi, membentuk keseimbangan antara cinta dan disiplin yang sangat dibutuhkan anak usia dini.

BACA JUGA:  Mengajarkan Adab Minum kepada Anak

Sementara itu, kehadiran kakak sering kali menjadi jembatan pembelajaran yang alami bagi anak usia 2 hingga 6 tahun. Anak meniru ucapan, perilaku, dan cara bersikap kakaknya dalam banyak hal. Jika diarahkan dengan baik, peran kakak dapat menjadi teladan yang menguatkan nilai-nilai positif dalam keluarga. Sinergi antara bunda, ayah, dan kakak inilah yang akan membangun lingkungan tumbuh kembang anak yang sehat, hangat, dan bermakna.

Peran Bunda

Bunda adalah orang pertama yang berinteraksi dengan anak sejak la dilahirkan. la pun akan merasa aman dan nyaman saat didekap dan dipeluk oleh Bunda. Apalagi saat Bunda menyusulnya

Menyusui adalah aktivitas psikologi sosial yang melibatkan anak dan Bunda Itulah interaksi sosial pertama anak dengan dunia luar De-ngan proses menyusui yang benar dan menyenangkan, rasa percaya diri anak akan tumbuh. Bahkan, aktivitas itu juga bisa menumbuhkan sifat dermawan dan rela berbagi.

Peran Ayah dan Kakaknya

Bayi mulai mengenal Ayah setelah berusia satu atau dua bulan Syaratnya, Ayah harus sering berinteraksi dan berbicara dengannya agar la terbiasa mendengar suara Ayah. Hal itu berlaku juga bagi kakak-kakaknya

Menjelang usia dua tahun, Ayah dan Kakak harus sering bermain dengannya, terutama jenis permainan yang ia sukal, seperti Rasulullah dahulu bermain bersama kedua cucunya Hasan dan Husein, juga seperti Umar yang dahulu bermain kuda-kudaan dengan anaknya. Perbuatan Rasulullah dan sahabatnya tersebut tentu patut kita teladani.

BACA JUGA: Mengajarkan Nilai Baik dan Buruk pada Anak

Ayah dan Bunda, fase usia 2-6 tahun sangatlah penting bagi perkembangan karakter buah hati. Dalam fase yang disebut prabaligh atau prasekolah ini, kepribadian anak mulai terbentuk dan menjadi gambaran karakternya pada masa depan, seperti berani atau pengecut, dermawan atau kikir, dan sebagainya.

Bahkan, pakar pendidikan Barat mengatakan bahwa pada usia 6 tahun semuanya sudah selesai, Maksudnya, semua bibit karakter buah hati Ayah dan Bunda sudah tidak bisa diubah lagi. Oleh karena itu, pada fase ini anak sangat membutuhkan figur Bunda yang fokus dalam mengembangkan fitrah buah hatinya dengan baik dan seimbang. []

Sumber: Rumahku Madrasah Pertamaku / Penulis: Dr. Khalid Ahmad Syantut / Penerbit: Maskana Media / Cetakan Kedua, Januai 2009

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119