Home IbadahBerterima Kasih kepada Manusia, Bersyukur kepada Allah

Berterima Kasih kepada Manusia, Bersyukur kepada Allah

Seorang Muslim dituntut untuk pandai berterima kasih, terutama kepada orang-orang yang jasanya besar dalam hidupnya.

by Abu Umar
0 comments 156 views

Syukur adalah akhlak agung yang menjadi tanda hidupnya hati seorang hamba. Ia bukan sekadar ucapan lisan, tetapi sikap batin yang tercermin dalam perbuatan. Islam mengajarkan bahwa syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak bisa dilepaskan dari adab berterima kasih kepada sesama manusia. Siapa yang lalai dari yang satu, sulit menegakkan yang lain.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan dengan tegas dalam sabdanya:

لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ

“Tidak dikatakan bersyukur kepada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih kepada manusia.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, hadits shahih)

BACA JUGA: Syukuri yang Kecil, Kunci Nikmat Besar

Hadits ini menunjukkan hubungan yang sangat erat antara syukur kepada Allah dan terima kasih kepada manusia. Sebab, kebaikan yang sampai kepada kita seringkali hadir melalui perantaraan manusia. Meski hakikat seluruh nikmat berasal dari Allah Azza wa Jalla, namun Allah menetapkan sebab-sebabnya melalui tangan hamba-hamba-Nya.

Para ulama salaf telah lama menanamkan pemahaman ini. Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata, “Mensyukuri kebaikan manusia adalah bagian dari mensyukuri nikmat Allah.” Ungkapan ini menegaskan bahwa adab sosial bukan perkara sampingan, tetapi bagian dari ibadah hati.

Ibnu Taimiyah rahimahullah juga menyatakan, “Siapa yang tidak bersyukur atas nikmat yang sedikit, ia tidak akan mampu bersyukur atas nikmat yang banyak.” Sering kali kita meremehkan kebaikan kecil: bantuan sederhana, nasihat tulus, atau perhatian yang tidak diminta. Padahal, semua itu adalah pintu-pintu syukur yang Allah bukakan untuk menguji kepekaan hati kita.

BACA JUGA:  Adab Meminjam Uang yang Santun menurut Para Ulama Salaf

Karena itu, seorang Muslim dituntut untuk pandai berterima kasih, terutama kepada orang-orang yang jasanya besar dalam hidupnya: orang tua yang membesarkan dengan pengorbanan, guru yang membimbing dengan keikhlasan, serta siapa pun yang pernah menanamkan kebaikan, meski tampak sepele.

Syukur yang benar akan melahirkan kerendahan hati, mempererat hubungan antarmanusia, dan mendatangkan keberkahan hidup. Sebab Allah berjanji, “Jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepada kalian.” Maka, belajarlah mengucap terima kasih kepada manusia, agar syukur kita kepada Allah menjadi utuh dan diterima. Allahu a‘lam. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119