Home SirahUmmul Masakin: Zainab binti Jahsyi

Ummul Masakin: Zainab binti Jahsyi

Dengan rasa iba sekaligus kagum, Barzah berkata, “Mudah-mudahan Allah mengampunimu, wahai Ummul Mukminin. Demi Allah, sesungguhnya kami pun memiliki hak di dalamnya.”

by Abu Umar
0 comments 155 views

Sudah menjadi kebiasaan pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, harta yang tersimpan di Baitul Maal dibagikan kepada mereka yang berhak menerimanya. Termasuk di dalamnya, para Ummul Mukminin—istri-istri Rasulullah ﷺ yang mulia.

Hari itu, seorang utusan khalifah mengetuk pintu rumah sederhana milik Zainab binti Jahsyi radhiyallahu ‘anha. Di tangannya, ia membawa bagian untuk istri Rasulullah ﷺ itu.

Dengan penuh hormat, ia menyampaikan, “Wahai Ummul Mukminin, ini bagianmu dari Amirul Mukminin.”

BACA JUGA:  Keteladanan Kedermawanan Ummul Mukminin Aisyah Radhiyallahu’anha

Zainab menunduk. Lalu dari bibirnya mengalir doa: “Semoga Allah mengampuni Umar. Sesungguhnya saudara-saudariku lebih berhak atas ini daripada aku.”

Utusan itu terdiam sejenak, lalu berkata dengan lembut, “Tapi, semua ini memang ditetapkan untukmu.”

Zainab pun menutup wajahnya dengan kain. “Subhanallah,” bisiknya lirih, seakan merasa berat menerima dunia yang diletakkan di hadapannya.

“Tutuplah dengan kain dan singkirkanlah dari pandanganku,” lanjutnya.

Ia memanggil Barzah binti Bati’, pelayan yang setia menemaninya. “Masukkan tanganmu ke dalamnya, genggamlah, lalu berikanlah kepada keluarga si fulan, dan si fulan. Jangan lupa anak-anak yatim, juga orang-orang miskin.”

BACA JUGA:  Detik-detik Umar bin Khattab Masuk Islam

Tangan Barzah bergetar saat mengambil uang itu. Ia keluarkan segenggam demi segenggam, dibagi-bagikan ke berbagai pintu. Dari satu rumah ke rumah lain, dari seorang fakir ke fakir yang lain. Hingga yang tersisa hanya sedikit saja.

Dengan rasa iba sekaligus kagum, Barzah berkata, “Mudah-mudahan Allah mengampunimu, wahai Ummul Mukminin. Demi Allah, sesungguhnya kami pun memiliki hak di dalamnya.”

Zainab menatapnya penuh kasih. “Untukmu bagian yang ada di bawah kain,” jawabnya.

Saat kain itu diangkat, tampak delapan puluh lima dirham. Sebuah jumlah yang cukup besar untuk Barzah. Ia tersenyum, sementara hatinya dipenuhi rasa syukur atas kemurahan Ummul Mukminin. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119