Waktu adalah sesuatu yang terus berjalan, tetapi sering kali manusia baru menyadari nilainya ketika sebagian besar telah berlalu. Kita sibuk mengenang masa lalu, mencemaskan masa depan, sementara hari ini yang benar-benar berada dalam genggaman justru kerap disia-siakan.
Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah dikenal sebagai ulama salaf yang banyak mengingatkan manusia tentang singkatnya kehidupan dunia dan pentingnya memanfaatkan waktu untuk beramal. Salah satu nasihat yang dinisbatkan kepada beliau mengajak kita merenungkan bahwa umur manusia seakan hanya terdiri dari tiga hari: hari kemarin, hari ini, dan hari esok.
BACA JUGA: 4 Pelajaran dari Imam Hasan Al-Bashri
Hari kemarin telah berlalu.
Apa pun yang telah kita lakukan, baik berupa ketaatan maupun kemaksiatan, tidak mungkin dapat diulang kembali. Jika kemarin dipenuhi amal saleh, bersyukurlah kepada Allah dan berharaplah agar amal itu diterima. Namun, jika kemarin diisi kelalaian dan dosa, jangan berputus asa. Segeralah bertaubat dan memohon ampunan kepada-Nya.
Hari esok belum tentu menjadi milik kita.
Tidak ada seorang pun yang mengetahui apakah masih diberi kesempatan untuk bangun dari tidur, bertemu keluarga, bekerja, atau kembali beribadah. Karena itu, menunda taubat dan amal kebaikan dengan alasan masih memiliki banyak waktu merupakan sikap yang perlu diwaspadai.
Adapun hari ini adalah kesempatan yang benar-benar kita miliki.
Inilah waktu untuk memperbaiki shalat, membaca Al-Qur’an, meminta maaf, bersedekah, menuntut ilmu, dan melakukan berbagai amal yang diridhai Allah. Jangan sampai kesibukan mengejar urusan dunia membuat kita lupa mempersiapkan kehidupan akhirat.
BACA JUGA: Hadiah untuk Pengghibah: Akhlak Mulia Imam Hasan Al-Bashri
Allah ﷻ mengingatkan, “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).” (QS. Al-Hasyr: 18).
Ayat ini mengajarkan agar kita mengevaluasi amal dan mempersiapkan bekal sebelum datangnya hari ketika kesempatan beramal telah berakhir.
Maka, jangan terlalu larut dalam penyesalan atas masa lalu dan jangan pula menggantungkan kebaikan pada hari esok. Gunakan hari ini sebaik-baiknya. Sebab, umur kita bukan sekadar hitungan tahun, melainkan kesempatan yang terus berkurang untuk mendekatkan diri kepada Allah ﷻ. Semoga setiap hari yang tersisa menjadi lebih baik daripada hari-hari yang telah berlalu. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

