Sa’d bin Mu’adz radhiyallahu ‘anhu adalah salah seorang sahabat Rasulullah ﷺ yang memiliki kedudukan sangat mulia. Keutamaannya begitu besar. Bahkan ketika beliau wafat, ‘Arsy Allah bergetar karena kematiannya.
Rasulullah ﷺ bersabda tentang Sa’d, “Ini adalah orang yang ‘Arsy bergetar karena kematiannya, pintu-pintu langit dibukakan untuknya, dan tujuh puluh ribu malaikat menyaksikannya. Ia mengalami himpitan sekali, kemudian dilepaskan.” (HR. An-Nasa’i).
BACA JUGA: Ciri Fisik Umar bin Khattab
Namun, ada sebuah fakta yang mungkin membuat kita tertegun. Sa’d bin Mu’adz tetap mengalami himpitan kubur.
Padahal beliau bukan orang biasa. Beliau adalah sahabat Rasulullah ﷺ, pemimpin Bani Aus, seorang yang beriman, berjuang bersama Islam, dan memiliki kedudukan yang sangat tinggi di sisi Allah.
Dalam riwayat dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda, “Seandainya ada seseorang yang selamat dari himpitan kubur, niscaya Sa’d bin Mu’adz akan selamat darinya. Namun, ia mengalami himpitan, kemudian dilepaskan.” (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi; dinilai sahih oleh Al-Albani).
BACA JUGA: Doa Saad bin Abi Waqqash
Riwayat tersebut mengajarkan sebuah pelajaran besar: kemuliaan seseorang tidak berarti ia terbebas dari seluruh keadaan berat setelah kematian.
Sa’d bin Mu’adz memiliki keutamaan yang luar biasa, tetapi beliau tetap mengalami himpitan kubur. Hanya saja, Allah kemudian melepaskannya. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

