Home Yaumul HisabPertanyaan 2 Malaikat dan Fitnah Kubur

Pertanyaan 2 Malaikat dan Fitnah Kubur

Orang mukmin menjawab: Rabbku Allah, agamaku Islam dan Muhammad adalah nabiku. Sementara orang yang ragu (munafik atau orang kafir), ia menjawab: Aa, aa, aku tidak tahu

by Abu Umar
0 comments 215 views

Setiap manusia yang telah meninggal dunia akan memasuki alam kubur, sebuah fase kehidupan yang tak terlihat oleh mata namun pasti akan dilalui oleh setiap jiwa. Di alam inilah manusia akan mulai merasakan balasan awal dari amal perbuatannya di dunia. Salah satu peristiwa penting yang terjadi di alam kubur adalah datangnya dua malaikat yang akan mengajukan pertanyaan kepada mayit.

Pertanyaan dua malaikat ini bukanlah sekadar ujian biasa, melainkan bagian dari fitnah kubur — ujian iman yang menentukan nasib seseorang di alam barzakh. Hanya orang-orang beriman yang akan mampu menjawabnya dengan tenang dan benar, sedangkan mereka yang lalai dan kufur akan kebingungan serta merasakan azab kubur. Pembahasan tentang hal ini penting agar setiap Muslim mempersiapkan diri dengan iman dan amal saleh sebelum memasuki kehidupan setelah mati.

BACA JUGA:  Sebab-sebab Su’ul Khatimah (Kematian yang Buruk)

Diriwayatkan dari Aisyah, ia berkata:

دَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعِنْدِي امْرَأَةٌ مِنَ الْيَهُودِ وَهِيَ تَقُولُ : هَلْ شَعَرْتِ أَنَّكُمْ تُفْتَنُونَ فِي الْقُبُورِ ؟ قَالَتْ : فَارْتَاعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ : إِنَّمَا تُفْتَنُ يَهُودُ، قَالَتْ عَائِشَةُ : فَلَبِثْنَا لَيَالِي ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : هَلْ شَعَرْتِ أَنَّهُ أُوحِيَ إِلَيَّ أَنَّكُمْ تُفْتِنُونَ فِي الْقُبُورِ ؟ قَالَتْ عَائِشَةُ : فَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدُ يَسْتَعِيذُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

“Rasulullah memasuki kediamanku dan di dekatku ada seorang wanita Yahudi, ia bertanya: Apakah kalian akan ditanyai dalam kubur? Aisyah berkata: Rasulullah merasa takut lalu bersabda: Hanya orang-orang Yahudi yang di-tanyai. Aisyah berkata: Selang beberapa malam, Rasulullah bertanya: Apakah kau merasa telah diwahyukan kepadaku bahwa kalian akan ditanyai dalam kubur? Aisyah berkata: Setelah (peristiwa) itu, aku mendengar Rasulullah memohon perlindungan dari siksa kubur.” Riwayat Muslim, hadits nomor 584.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata: Rasulullah bersabda:

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ وَتَوَلَّى عَنْهُ أَصْحَابُهُ وَإِنَّهُ لَيَسْمَعُ قَرْعَ نِعَالِهِمْ، أَتَاهُ مَلَكَانِ فَيُقْعِدَانِهِ فَيَقُولَانِ : مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ ؟ فَأَمَّا الْمُؤْمِنُ فَيَقُولُ : أَشْهَدُ أَنَّهُ عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، فَيُقَالُ لَهُ : انْظُرْ إِلَى مَقْعَدِكَ مِنْ النَّارِ قَدْ أَبْدَلَكَ اللَّهُ بِهِ مَقْعَدًا مِنْ الْجَنَّةِ فَيَرَاهُمَا جَمِيعًا، وَأَمَّا الْكَافِرُ أَوْ الْمُنَافِقُ فَيَقُولُ : لَا أَدْرِي كُنْتُ أَقُولُ مَا يَقُولُ النَّاسُ، فَيُقَالُ لَا دَرَيْتَ وَلَا تَلَيْتَ ثُمَّ يُضْرَبُ بِمِطْرَقَةٍ مِنْ حَدِيدٍ ضَرْبَةً بَيْنَ أُذُنَيْهِ فَيَصِيحُ صَيْحَةً يَسْمَعُهَا مَنْ يَلِيهِ إِلَّا الثَّقَلَيْنِ

“Sesungguhnya saat hamba diletakkan di dalam kubur dan teman-temannya pulang meninggalkannya, ia mendengar hentakan sandal-sandal mereka, dua malaikat menda-tanginya lalu mendudukkannya, keduanya bertanya: Apa yang dulu pernah kau katakan tentang orang ini? Bagi orang mukmin, ia menjawab: Aku bersaksi bahwa ia adalah hamba dan utusan Allah. Dikatakan kepadanya: Lihatlah tempatmu di neraka, Allah menggantinya dengan tempat di surga. la melihat keduanya. -Qatadah berkata: Diriwayatkan kepada kami, kuburnya diperluas seluas empat puluh hasta-Sementara orang munafik dan orang kafir, ia ditanya: Apa yang kau katakan tentang orang ini? la menjawab: Aku tidak tahu, dulu aku mengatakan seperti yang orang-orang bilang. Dikatakan kepadanya: Kau tidak tahu dan kau tidak membaca (kitab Allah). la kemudian dipukul dengan palu besi di antara kedua telinganya, ia berteriak kencang, terdengar oleh yang ada di dekatnya kecuali manusia dan jin.” (Riwayat Al-Bukhari, Al-Fath, 3/275)

BACA JUGA:  Kengerian Alam Kubur

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan dalam Al-Aqidah al-Wasithiyyah; Berkenaan dengan fitnah kubur, setiap orang ditanyai di dalam kubur: Siapa Rabbmu? Apa agamamu? Siapa nabimu? “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.” (QS. Ibrahim: 27)

Orang mukmin menjawab: Rabbku Allah, agamaku Islam dan Muhammad adalah nabiku. Sementara orang yang ragu (munafik atau orang kafir), ia menjawab: Aa, aa, aku tidak tahu. Dulu aku mendengar orang mengatakan sesuatu lalu aku tiru. Ia kemudian dipukul palu besi, ia berteriak kencang, suaranya terdengar oleh segala sesuatu kecuali manusia, andai manusia mendengarnya pasti pingsan.

Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan, fitnah kubur adalah ujian. Yang dimaksud fitnah kubur adalah pertanyaan yang diajukan kepada si mayit saat dikubur, ditanya tentang siapa Rabb, agama dan nabinya. []

Sumber: Ar-Riyad an-Naadirah fii Shahiih ad-Daaril Akhirah (Misteri Kematian – Menguak Fenomena Kematian & Rentetan Peristiwa Dahsyat Menjelang Kiamat / Penulis: Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli / Cetakan Pertama: Rabiul Awwal 1439 H/Nopember 2017 M / Penerbit: Pustaka Dhiya’ul Ilmi

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119