Home Kisah Nabi-nabiKesaksian Al-Hadis tentang Keselamatan Nabi Luth dan Putri-Putrinya

Kesaksian Al-Hadis tentang Keselamatan Nabi Luth dan Putri-Putrinya

Pada pertengahan malam, kampung mereka diangkat hingga berada antara langit dan bumi. Mereka bahkan mendengar suara-suara burung di udara.

by Abu Umar
0 comments 4 views

Hadis ini menyebutkan fakta dan menjelaskan yang sebenarnya. Anak perempuan Nabi Luth bukanlah dua seperti yang disangkakan dalam kitab Taurat, akan tetapi beliau mempunyai tiga anak perempuan. Luth tidak tinggal di sebuah gua, akan tetapi pergi ke negeri Syam. Kedua anaknya meninggal dalam perjalanan ke Syam dan tersisa hanya satu anak perempuan.

Penjelasan-penjelasan dalam kitab Taurat yang berkaitan dengan Nabi Luth semuanya batil dan menyimpang. Bagi yang membaca hadis akan mendapati bahwa hadis itu mendustakan berbagai cerita yang mengada-ada dan dinisbatkan kepada Nabi Luth. Oleh sebab itu, keberadaan hadis di sini adalah untuk menjelaskan fakta yang sebenarnya dan membebaskan Nabi Luth dari berbagai tuduhan orang-orang zalim.

Hakim meriwayatkan dalam kitab Al-Mustadrak dari Ibnu Abbas, ia berkata:

Ketika utusan-utusan Allah mendatangi Nabi Luth, ia beranggapan bahwa mereka adalah tamu sebagaimana biasanya. Lalu ia mempersilakan mereka untuk duduk di dekatnya dan mendatangkan putri-putrinya yang berjumlah tiga orang. Ia menempatkan mereka di antara para tamu dan kaumnya. Namun, kaumnya datang tergesa-gesa menemuinya.

BACA JUGA: Kesempurnaan Penciptaan Nabi Adam

Melihat hal itu, beliau berkata sebagaimana yang terdapat dalam Al-Qur’an:

“Inilah putri-putri (negeri)ku. Mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku ini.” Mereka menjawab, “Sesungguhnya kamu telah tahu bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap putri-putrimu, dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki.” Luth berkata, “Seandainya aku ada mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan).” (Hud [11]: 78–80)

Lalu Jibril menoleh kepadanya dan berkata:

“Para utusan (malaikat) berkata, ‘Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu…’” (Hud [11]: 81)

Perawi berkata, “Maka, penglihatan mereka tertutup sehingga mereka kembali mundur ke belakang berdesak-desakan sampai di dekat pintu. Mereka berkata, ‘Kami kembali kepada kalian dari orang yang paling hebat ilmu sihirnya, yang mampu menutupi penglihatan kami.’ Mereka segera pulang serentak berdesak-desakan hingga sampai di perkampungan lagi.”

BACA JUGA:  Kisah Kebinasaan Kaum Nabi Luth dan Keselamatan Keluarganya

Pada pertengahan malam, kampung mereka diangkat hingga berada antara langit dan bumi. Mereka bahkan mendengar suara-suara burung di udara. Kemudian kampung itu dibalik, lalu mereka ditimpakan siksaan berupa batu-batu. Siapa yang terkena, maka ia langsung mati. Siapa yang keluar melarikan diri, akan terus diikuti hingga terkena batu dan meninggal.

Perawi berkata, “Adapun Nabi Luth telah pergi meninggalkan negeri itu bersama ketiga anak perempuannya hingga sampai di suatu daerah, dan ini bagian dari negeri Syam. Anak pertamanya meninggal dunia, lalu keluarlah mata air di tempat ini yang diberi nama Al-Wariyah.

Kemudian ia melanjutkan perjalanan hingga anak perempuan yang paling muda meninggal dan keluarlah mata air di tempat itu yang diberi nama Ar-Ra’ziyah. Tersisa adalah anak perempuan yang tengah di antara keduanya. []

Sumber: Kisah-kisah dalam Hadist Nabi Versi Tadabbur (Shahih Al-Qashash An-Nabiwi) / Penulis: Dr. Umar Sulaiman ‘Abdullah Al-Asyqar / Penerbit: Dar An-Nafa’is, Yordania / Cetakan Pertama: 1418 H/1997 M

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119