Shalat Jumat bukan sekadar kewajiban untuk berkumpul di masjid. Ia adalah kesempatan besar untuk mendapatkan ampunan dan pahala dari Allah. Namun, tidak semua orang yang hadir mendapatkan manfaat yang sama.
Rasulullah ﷺ bersabda:
يَحْضُرُ الْجُمُعَةَ ثَلَاثَةٌ: فَرَجُلٌ حَضَرَهَا يَلْغُو، فَذَاكَ حَظُّهُ مِنْهَا، وَرَجُلٌ حَضَرَهَا بِدُعَاءٍ، فَهُوَ رَجُلٌ دَعَا اللهَ عَزَّ وَجَلَّ، فَإِنْ شَاءَ أَعْطَاهُ، وَإِنْ شَاءَ مَنَعَهُ، وَرَجُلٌ حَضَرَهَا بِإِنْصَاتٍ وَسُكُوتٍ، وَلَمْ يَتَخَطَّ رَقَبَةَ مُسْلِمٍ، وَلَمْ يُؤْذِ أَحَدًا، فَهِيَ كَفَّارَتُهُ إِلَى الْجُمُعَةِ الَّتِي تَلِيهَا، وَزِيَادَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ
“Yang menghadiri shalat Jumat ada tiga jenis manusia. Pertama, orang yang menghadirinya dengan melakukan perbuatan sia-sia, maka itulah bagian yang ia dapatkan. Kedua, orang yang menghadirinya dengan berdoa, maka ia adalah orang yang berdoa kepada Allah; jika Allah menghendaki, Dia akan memberinya, dan jika tidak, Dia akan menghalanginya. Ketiga, orang yang menghadirinya dengan diam dan menyimak, tidak melangkahi leher seorang Muslim dan tidak menyakiti seorang pun. Maka, Jumat tersebut menjadi penghapus dosa hingga Jumat berikutnya, ditambah tiga hari.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud, sanadnya hasan)
BACA JUGA: Bolehkah Berdzikir dan Berdoa saat Khatib Shalat Jumat Sedang Berkhutbah?
Dari hadis tersebut, ada tiga tipe orang yang menghadiri Jumat.
Pertama, orang yang sibuk dengan kesia-siaan. Ia hadir secara fisik, tetapi hatinya tidak mendapatkan manfaat. Inilah bagian yang ia peroleh dari Jumat.
Kedua, orang yang menggunakan kesempatan Jumat untuk berdoa. Ia mengangkat harapan kepada Allah dan memohon kebaikan. Allah akan memberikan sesuai dengan kehendak dan hikmah-Nya.
BACA JUGA: Keutamaan Menghadiri Shalat Jumat
Ketiga, orang yang diam, menyimak khutbah, dan menjaga adab. Ia tidak berbicara sia-sia, tidak mengganggu orang lain, dan tidak melangkahi leher jamaah. Inilah orang yang mendapatkan keutamaan besar.
Allah Ta‘ala berfirman:
“Barang siapa datang dengan membawa satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipat kebaikan itu.” (Al-An‘am: 160)
Maka, jangan sampai kita hadir di masjid tetapi kehilangan pahala karena sibuk berbicara, bermain telepon, atau mengganggu jamaah.
Datanglah dengan hati yang siap menerima nasihat. Diamlah ketika khutbah berlangsung. Jaga adab kepada sesama. Semoga Jumat menjadi sebab dosa-dosa kita diampuni. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

