Home IbadahKeutamaan Menghadiri Shalat Jumat

Keutamaan Menghadiri Shalat Jumat

Nabi ﷺ memperingatkan tentang perbuatan yang tampak ringan, yaitu bermain-main dengan kerikil saat khutbah berlangsung.

by Abu Umar
0 comments 138 views

Shalat Jum’at merupakan salah satu syiar Islam yang agung dan ibadah mingguan yang diwajibkan bagi setiap muslim laki-laki yang memenuhi syarat. Hari Jum’at sendiri adalah hari yang istimewa, penuh keberkahan, dan memiliki banyak keutamaan yang tidak dimiliki oleh hari-hari lainnya. Karena itu, Islam menganjurkan kaum muslimin untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menyambut dan menghadiri shalat Jum’at.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ، غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ الْأُخْرَى وَزِيَادَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ، وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا

“Barang siapa berwudhu dan memperbagus wudhunya, kemudian mendatangi shalat Jum’at, mendengarkan khutbah dan diam, maka akan diampuni dosa-dosanya antara Jum’at ini sampai Jum’at berikutnya ditambah tiga hari. Dan barang siapa yang bermain-main kerikil (saat khutbah berlangsung), maka dia telah sia-sia (kehilangan pahala tersebut).” (HR. Muslim)

BACA JUGA:  Hukum Shalat Jumat bagi Musafir

Hadits yang agung ini menjelaskan beberapa amalan yang menjadi sebab diraihnya ampunan Allah Ta’ala. Pertama, memperbagus wudhu. Seorang muslim tidak hanya diperintahkan untuk berwudhu, tetapi juga menyempurnakannya sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ. Wudhu yang sempurna menjadi salah satu sebab gugurnya dosa-dosa kecil.

Kedua, menghadiri shalat Jum’at dengan niat yang ikhlas untuk beribadah kepada Allah. Kehadiran seorang muslim di masjid pada hari Jum’at merupakan bentuk ketaatan yang memiliki pahala besar di sisi Allah Ta’ala.

Ketiga, mendengarkan khutbah dengan penuh perhatian dan diam. Khutbah Jum’at bukan sekadar rangkaian acara sebelum shalat, tetapi merupakan nasihat dan pengajaran agama yang hendaknya disimak dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itu, berbicara, bercanda, bermain dengan benda di sekitar, atau melakukan sesuatu yang mengganggu konsentrasi ketika khutbah berlangsung termasuk perbuatan yang tercela.

Rasulullah ﷺ menyebutkan bahwa orang yang memenuhi adab-adab tersebut akan mendapatkan ampunan dosa antara dua Jum’at, bahkan ditambah tiga hari. Ini menunjukkan betapa luas rahmat dan karunia Allah Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya yang menjaga ibadah Jum’at dengan baik.

BACA JUGA:  Ancaman Keras bagi Lelaki yang Meninggalkan Shalat Jumat

Sebaliknya, Nabi ﷺ memperingatkan tentang perbuatan yang tampak ringan, yaitu bermain-main dengan kerikil saat khutbah berlangsung. Pada zaman dahulu lantai masjid masih berupa tanah dan kerikil. Meskipun tampak sepele, perbuatan tersebut menunjukkan kurangnya perhatian terhadap khutbah sehingga dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan pahala yang besar tersebut.

Maka hendaknya setiap muslim memuliakan hari Jum’at dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin, memperbagus wudhu, datang ke masjid dengan penuh ketenangan, serta menyimak khutbah dengan khusyuk dan penuh perhatian. Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita termasuk orang-orang yang mendapatkan ampunan-Nya setiap pekan melalui keberkahan shalat Jum’at. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119