Di antara keutamaan membaca Al-Qur’an adalah diliputi oleh rahmat dan kasih sayang Allah ﷻ. Inilah nikmat yang sangat agung, karena dengan rahmat-Nya seorang hamba memperoleh kebaikan di dunia sekaligus keselamatan di akhirat.
Sahabat Salman Al-Farisi radhiyallāhu ‘anhu menceritakan bahwa pada suatu hari ia bersama beberapa sahabat sedang berkumpul untuk berzikir kepada Allah ﷻ. Ketika itu Rasulullah ﷺ melewati mereka, lalu beliau bertanya,
«مَا يُجْلِسُكُمْ؟»
Mereka menjawab,
نَذْكُرُ اللَّهَ
“Kami sedang berzikir kepada Allah.”
Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda,
«إِنِّي رَأَيْتُ الرَّحْمَةَ تَنْزِلُ عَلَيْكُمْ، فَأَحْبَبْتُ أَنْ أُشَارِكَكُمْ فِيهَا»
“Sesungguhnya aku melihat rahmat Allah turun kepada kalian, maka aku ingin ikut bersama kalian.” (HR. Al-Hakim)
BACA JUGA:
Saudaraku, Bacalah Quran setiap Hari
Hadis ini menunjukkan bahwa majelis yang dipenuhi dengan zikir, tilawah Al-Qur’an, dan mengingat Allah merupakan majelis yang dinaungi oleh rahmat-Nya. Betapa beruntungnya orang yang menghadiri majelis seperti itu, karena ia berada dalam limpahan kasih sayang Rabb semesta alam.
Apabila seorang hamba telah memperoleh rahmat Allah ﷻ, berarti ia telah mendapatkan karunia yang sangat besar. Tidak ada kenikmatan yang lebih berharga daripada rahmat-Nya.
Allah ﷻ berfirman,
قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا ۖ هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ
“Katakanlah (Muhammad), ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.'”
(QS. Yunus: 58)
Sungguh berbahagia orang yang hatinya dipenuhi rahmat Allah karena gemar membaca, memahami, mentadabburi, dan mengamalkan Al-Qur’an. Rahmat itulah yang akan membimbingnya menuju ketakwaan dan menjadi sebab keselamatannya dari azab neraka.
BACA JUGA: Membaca Quran tanpa Berwudhu, Bolehkah?
Allah ﷻ berfirman,
وَعَذَابِي أُصِيبُ بِهِ مَنْ أَشَاءُ ۖ وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ ۚ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَالَّذِينَ هُمْ بِآيَاتِنَا يُؤْمِنُونَ
“…Siksa-Ku akan Aku timpakan kepada siapa yang Aku kehendaki, dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku bagi orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami.”
(QS. Al-A’raf: 156)
Semakin sering seorang hamba berinteraksi dengan Al-Qur’an, semakin dekat pula ia kepada rahmat Allah ﷻ. Oleh karena itu, jangan hanya menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan, tetapi jadikanlah ia sebagai petunjuk hidup yang dibaca, dipahami, direnungkan, dan diamalkan setiap hari. Dengan itulah rahmat Allah akan senantiasa menyertai langkah-langkah kehidupan kita. []
Sumber: Akhlak Rasul Menurut Al-Bukhari dan Muslim / Penulis: Abdul Mun’im al-Hasyimi / Penerbit: Gema Insani / Cetakan 1. 1423 H
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

