Para ulama banyak yang memuji Ibnul Jauzi, para ahli sejarah pun menyebut dirinya dengan segala kebaikan.
Ibnu Khallikan berkata: “Ibnul Jauzi merupakan ulama paling alim (Allamah) pada zamannya. Dia seorang imam dalam bidang hadits, dan motivator ulung pada masanya.”
Adz-Dzahabi mengatakan: “Dia unggul dalam ilmu tafsir, nasihat, dan sejarah. Juga dalam ilmu hadits, dia memiliki pengetahuan yang sempurna pada matan-matannya.”
BACA JUGA: Talbis Iblis atas Orang Awam hingga Bersandar pada Ibadah Sunnah dan Menyia-nyiakan Ibadah Wajib
Ibnul Jauzi terkenal piawai dalam memberikan nasihat. Al-Hafizh Ibnu Katsir menyatakan: “Ibnul Jauzi mempunyai keunggulan dalam bidang ceramah yang tidak bisa dilampaui siapa pun. Kepiawaiannya tak tertandingi dalam bidang ini; baik dilihat dari sisi metode, pilihan kata, kefasihan, ketinggian bahasa (balaghah), keindahan susunan kalimat, pengaruh yang kuat, penyelaman makna yang mempesona, serta pendekatan terhadap sesuatu yang asing dengan hal-hal realistis yang dia tuangkan dalam ungkapan singkat yang mudah dipahami dan juga mudah dicerna, yaitu menghimpun makna yang kaya ke dalam kalimat yang sederhana.”
Namun, Ibnul Jauzi ragu-ragu dalam menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah. Sebagaimana ditegaskan oleh Ibnu Rajab dalam adz-Dzail ‘ala Thabaqâtil Hanabilah (1/1414), bahwasanya dia berkata: “Terkait hal ini, para ulama mengingkari Ibnul Jauzi dengan keras. Sebab dia ragu-ragu dalam masalah takwil, padahal pengetahuannya mengenai hadits-hadits dalam masalah ini begitu luas, akan tetapi dia tidak mampu mengurai syubhat-syubhat Mutakallimin (ahli kalam dan para pemuja akal).”
Oleh karena itulah, Imam adz-Dzahabi as mengatakan di dalam kitab Siyar A’lâmin Nubala’ (XXI/368): “Aduhai, sekiranya Ibnul Jauzi tidak menyelami takwil dan tidak menyalahi imamnya.”
BACA JUGA: Talbis Iblis atas Orang Awam Terkait Pandangan Bebas Berbuat Kemaksiatan
Karya ilmiah Ibnul Jauzi mencapai sekitar 500 kitab. Sebagaimana telah ditelusuri dan dihitung oleh Prof. Abdul Hamid al-Ulwaji dalam sebuah kitab yang dicetak di Baghdad pada tahun 1965 Н. []
Sumber: Al-Muntaqa An-Nafis min Talbîs Iblîs (Talbis Iblis – Tipu Daya dan Perangkap Iblis ddalam Upaya Menjerumuskan Manusia Ke Jurang Kehancuran / Penulis: Ibnul Jauzi / Penerbit: : Dar Ibnul Jauzi Riyadh KSA / Cet. I 1429 Η / Pustaka Imam Syafi’i / Cetakan Keenam Jumadil Ula 1442 H / Desember 2020 M
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

