Ibnul Jauzi rah berkata, “Suatu musibah yang besar adalah ketika seorang insan merasa ridha dengan keadaan dirinya dan merasa cukup dengan ilmunya, dan ini adalah ujian yang telah merata pada keadaan mayoritas orang.”
Maka engkau bisa lihat hal ini pada orang-orang Yahudi atau Nasrani yang memandang bahwa mereka adalah orang-orang yang berada di atas kebenaran, mereka tidak mau menelaah, tidak juga mau melihat kepada dalil nubuwah Nabi Muhammad ﷺ .
Jika mereka diperdengarkan dengan sesuatu yang bisa melembutkan hatinya semisal Al Quran yang mulia, mereka pun lari menghindar supaya tidak mendengarnya.
Demikian juga kepada orang yang telah memiliki hawa nafsu yang kuat, bisa berupa karena dia seorang yang mengikuti mazhab bapaknya dan keluarganya, atau bisa berupa adanya pendapat pribadi yang dia anggap benar.
BACA JUGA: Bukanlah Bukti Akan Keilmuan Seseorang
Namun mereka melihat dalil lain yang bisa membantahnya dan tidak mau melihat bahasan ulama yang sesungguhnya akan memberikan kepadanya pencerahan akan kesalahannya.”
Sombong adalah salah satu sifat yang sangat dibenci dalam Islam. Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan walaupun sebesar biji sawi.” (HR. Muslim)
Salah satu bentuk kesombongan yang sering tidak disadari adalah merasa lebih berilmu dibanding orang lain. Ilmu seharusnya menjadikan seseorang lebih rendah hati, bukan merasa lebih tinggi dan merendahkan orang lain.
1. Ilmu Itu Karunia Allah
Apa pun ilmu yang kita miliki, pada hakikatnya adalah pemberian dari Allah. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:
“Dan tidaklah kamu diberi ilmu melainkan sedikit.” (QS. Al-Isra’: 85)
Jika kita merasa sombong karena ilmu, kita lupa bahwa ilmu yang kita punya hanyalah setetes dari samudera ilmu Allah.
2. Tanda Ilmu yang Berkah: Tawadhu’
Orang yang benar-benar berilmu akan semakin merasa kecil di hadapan Allah. Imam Syafi’i berkata: “Semakin bertambah ilmuku, semakin aku sadar bahwa aku banyak tidak tahu.”
Orang yang rendah hati dengan ilmunya akan dihormati, sedangkan yang sombong akan dibenci.
3. Kesombongan Ilmu Bisa Menjerumuskan
Iblis adalah contoh makhluk yang sombong karena merasa lebih unggul. Ia menolak sujud kepada Adam karena merasa diciptakan dari api yang lebih mulia daripada tanah. Kesombongan inilah yang membuatnya terusir dari rahmat Allah.
BACA JUGA: 4 Nasihat Imam Ahmad tentang Amal, Iman, Ilmu, dan Keteguhan Hati
Kesombongan ilmu juga bisa membuat seseorang sulit menerima kebenaran. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.” (HR. Muslim)
Kesimpulan
Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang mendekatkan kita kepada Allah dan menjadikan kita semakin tawadhu’. Jangan sampai ilmu yang seharusnya menjadi jalan menuju kebaikan justru menjadi penyebab kesombongan dan kehancuran. Semoga Allah menjaga hati kita dari sifat sombong. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

