Setiap manusia sedang menempuh perjalanan. Bukan sekadar perjalanan hidup di dunia. Namun perjalanan menuju Allah Ta’ala.
Perjalanan ini membutuhkan hati yang ringan. Hati yang bersih. Hati yang tidak dipenuhi dosa.
Ulama besar, Ibnul Qayyim rahimahullah, memberikan peringatan yang sangat dalam. Beliau berkata:
وَإِذَا ثَقُلَ الظَّهْرُ بِالْأَوْزَارِ مَنَعَ الْقَلْبَ مِنَ السَّيْرِ إِلَى اللَّهِ، وَالْجَوَارِحَ مِنَ النُّهُوضِ فِي طَاعَتِهِ، وَكَيْفَ يَقْطَعُ مَسَافَةَ السَّفَرِ مُثْقَلٌ بِالْحَمْلِ عَلَى ظَهْرِهِ؟ وَكَيْفَ يَنْهَضُ إِلَى اللَّهِ قَلْبٌ قَدْ ثَقُلَتْهُ الْأَوْزَارُ؟
“Apabila punggung diberatkan oleh dosa, maka hal itu akan menghalangi hati untuk berjalan menuju Allah. Ia juga menghalangi anggota badan untuk bangkit dalam ketaatan.
BACA JUGA: Dosa Kecil?
Bagaimana mungkin seseorang yang memikul beban berat di punggungnya mampu menyelesaikan perjalanan?
Dan bagaimana mungkin hati dapat berjalan menuju Allah jika telah diberatkan oleh dosa-dosa?”
(Bada’i Tafsir, 3/223)
Perumpamaan ini sangat jelas. Dosa ibarat beban berat yang dipikul seseorang.
Semakin banyak dosa, semakin berat langkahnya. Hati menjadi lemah. Ibadah terasa berat. Ketaatan terasa sulit.
Sebaliknya, hati yang bersih dari dosa akan lebih ringan dalam beribadah. Ia mudah bangkit untuk shalat, berdzikir, dan melakukan kebaikan.
BACA JUGA: Kenalilah Dosa-dosa Besar (al-Kabair)
Karena itu, seorang muslim harus sering bertaubat. Jangan biarkan dosa menumpuk.
Segera mohon ampun kepada Allah. Ringankan beban hati dengan taubat dan istighfar.
Dengan hati yang bersih, perjalanan menuju Allah akan terasa lebih ringan dan penuh keberkahan. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

