Home RamadhanHukum Puasa Orang yang Malas Menunaikan Shalat

Hukum Puasa Orang yang Malas Menunaikan Shalat

Mereka yang berpuasa tetapi tidak shalat maka tidak akan diterima puasanya walaupun mereka membiasakannya.

by Abu Umar
0 comments 51 views

Pertanyaan: Sebagian pemuda, semoga Allah memberi petunjuk kepada mereka, malas melaksanakan shalat baik pada bulan Ramadhan ataupun yang lainnya. Akan tetapi mereka menjaga puasa dengan menanggung haus dan lapar. Apa nasehat anda untuk mereka? Bagaimana hukum puasanya?

Jawaban: Nasihat saya untuk mereka, hendaknya mereka berpikir panjang tentang perkara mereka. Hendaklah mereka mengetahui bahwa shalat, rukun Islam yang paling penting setelah dua kalimat syahadat. Orang yang meninggalkan shalat karena meremehkan maka hukumnya menurut pendapat yang benar yang diperkuat oleh al-Qur’an dan as-Sunnah adalah kafir yang dapat mengeluarkan dari agama Islam.

Masalahnya tidak sepele, karena orang yang keluar dari Islam tidak diterima puasa, shadaqah, dan amalan lainnya berdasarkan firman Allah:

وَمَا مَنَعَهُمْ أَن تُقْبَلَ مِنْهُمْ نَفَقَاتُهُمْ إِلَّا أَنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَبِرَسُولِهِ وَلَا يَأْتُونَ الصَّلَاةَ إِلَّا وَهُمْ كُسَالَى وَلَا يُنفِقُونَ إِلَّا وَهُمْ كَارِهُونَ {٥٤)

“Dan yang menghalangi infaq mereka untuk diterima adalah karena mereka kafirkepada Allahdan Rasul-Nyadanmereka tidak melaksanakan shalat melainkan dengan malas dan tidak pula menginfaqkan harta mereka melainkan dengan rasa enggan.” (QS. at-Taubah: 54)

BACA JUGA: Darah yang Membatalkan Puasa dan Sebabnya

Allah menjelaskan bahwa infaq mereka walaupun bermanfaat dan sampai kepada orang lain, tidak diterima karena kekafirannya. Firman Allah:

وَقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءُ مُشُورًا (۲۳)

“Dan akan Kami perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan lalu akan Kami jadikan amal itu bagaikan debu yang beterbangan.” (QS. al-Furqan 23)

Mereka yang berpuasa tetapi tidak shalat maka tidak akan diterima puasanya walaupun mereka membiasakannya. Kami berpendapat bahwa mereka telah kafir sebagaimana ditunjukkan oleh al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Nasihat saya kepada mereka, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, menjaga shalat dan mengerjakan pada waktunya dengan berjama’ah bersama kaum muslimin.

Kami menjamin kepada mereka dengan kekuatan Allah jika mereka melakukannya, mereka akan mendapatkan dalam hati mereka keinginan yang kuat untuk melaksanakan shalat pada waktunya dengan berjama’ah bersama kaum muslimin baik pada bulan Ramadhan atau setelahnya.

BACA JUGA: Doakanlah Orang yang Memberikan Makanan untuk Berbuka Puasa

Karena jika seseorang bertaubat dengan sebenarnya dan menghadap kepada-Nya serta bertaubat kepada Allah dengan taubat nashuha (yang murni) maka dia akan menjadi lebih baik dari kondisi dirinya sebelumnya.

Seperti ketika Allah menyebutkan tentang Adam ‘alaihis salam setelah dia makan buah dari pohon terlarang:

ثُمَّ احْتَبَاهُ رَبُّهُ فَتَابَ عَلَيْهِ وَهَدَى (۱۲۲)

“Kemudian Rabbnya memilihnya maka dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk.” (QS. Thaha: 122)

(Majmu’ah Asyrithati Fiqhil ‘Ibadaat) []

banner

Sumber: Al-Fatawa Al-Muhimmah (Fatwa-fatwa Penting dalam Sehari-hari jilid 1) / Penulis: Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin / Penerbit: Pustaka as-Sunnah / Cetakan 2, Maret 2012

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119