Home HadistApa Makna “Lebih Baik dari padaUnta Merah” dalam Hadits?

Apa Makna “Lebih Baik dari padaUnta Merah” dalam Hadits?

Unta merah hanyalah perumpamaan. Nilai amal akhirat jauh melampaui harta dunia.

by Abu Umar
0 comments 154 views

DALAM banyak hadits, Rasulullah ﷺ menyebut sebuah amal lebih baik dari unta merah.
Ini bukan tanpa makna.
Bagi orang Arab dahulu, unta merah adalah harta paling bernilai.
Ia terbaik.
Terindah.
Tercepat.
Dan paling mahal.
Unta merah melambangkan kemewahan dan kedudukan sosial.

Imam Ibnul Atsir berkata,
“Unta merah adalah unta yang paling baik dan paling bagus.”
(Jami’ Al-Ushul, 5/492)

Syaikh Abdurrahman Al-‘Aql menjelaskan,

مرغوبة عند العرب وهي أحسن وأنفس ما يكون من الإبل عندهم.

“Unta merah adalah hal yang sangat diobsesikan oleh orang Arab, dia adalah unta terbagus dan tercepat yang ada pada mereka.” (Syaikh Abdurrahman bin Abdul Aziz Al ‘Aql, Ghayatul Murid, hal. 88)

BACA JUGA:  Yang Lebih Baik daripada Harta Benda Tak Terhingga

Mengapa Amal Diserupakan dengan Unta Merah?

Perumpamaan ini untuk memudahkan pemahaman manusia.
Agar manusia paham nilai amal akhirat.

Imam An-Nawawi berkata,
“Penyamaan urusan akhirat dengan harta dunia hanyalah untuk mendekatkan pemahaman.”
(Syarh Shahih Muslim, 15/178)

Hakikatnya,
Satu atom akhirat lebih baik dari seluruh dunia.
Jika di zaman ini,
Unta merah bisa disamakan dengan:
Jet pribadi.
Mobil super mewah.
Atau harta paling prestisius.

Amal yang Lebih Baik daripada Unta Merah

1. Menjadi Sebab Hidayah Orang Lain

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Jika satu orang mendapat hidayah melalui dirimu, itu lebih baik dari unta merah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Ini menunjukkan besarnya nilai dakwah.
Dan agungnya manfaat hidayah.

2. Shalat Witir

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Allah memberi kalian shalat yang lebih baik dari unta merah, yaitu witir.”
(HR. Tirmidzi)

Witir adalah penutup shalat malam.
Ia memiliki kedudukan istimewa.
Meski hadits ini diperselisihkan,
Makna keutamaan witir tetap kuat.

3. Khusyuk dan Tidak Banyak Bergerak Saat Shalat

Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu berkata:

“Mengusap kerikil sekali itu cukup. Membiarkannya lebih baik dari unta merah.”
(HR. Malik)

BACA JUGA:  Canda Rasulullah ﷺ kepada Ummu Aiman: Unta Itu Anak Unta

Dahulu lantai masjid berupa pasir.
Sahabat kadang meratakannya saat shalat.
Namun Rasulullah ﷺ menasihati,
Jangan berlebihan.
Cukup sekali jika terpaksa.
Para ulama memakruhkan gerakan tanpa kebutuhan.
Karena khusyuk lebih utama.

Penutup

Unta merah hanyalah perumpamaan.
Nilai amal akhirat jauh melampaui harta dunia.
Jika amal kecil dilakukan ikhlas,
Ia bisa lebih berharga dari kemewahan terbesar.
Wallahu a‘lam. []

RUJUKAN: CHANEL MUSLIM

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119