Home KajianBohong, Dibenci Allah

Bohong, Dibenci Allah

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abdullah. Ia berkata bahwa Nabi ﷺ bersabda, “Seorang senantiasa berbohong dan memilih bohong sehingga ia dicatat di sisi Allah sebagai pembohong.” (HR. Bukhari)

by Abu Umar
0 comments 163 views

Seringkali seseorang menutupi kesalahannya dengan berbohong. Alasannya pun bermacam-macam. Karena takut dimarahi, dipecat dari pekerjaannya atau takut harga dirinya terinjak-injak karena ia telah berbuat salah. Namun perlu kita ketahui bahwa sikap bohong ini adalah salah satu sifat yang Allah benci. Karena bohong ini adalah sikap seorang munafik. Ketika Allah sudah membenci maka dipastikan bahwa seluruh makhlukpun membencinya.

Bohong adalah sikap yang lahir karena dorongan hawa nafsu. Tentunya sikap ini akan membawa dampak buruk terhadap pelakunya. Salahsatu dampak buruknya adalah ia tidak akan pernah dipercaya oleh orang lain.

BACA JUGA: Sebab Meninggalkan Bohong

Sikap bohong termasuk ke dalam penyakit yang dapat merusak jiwa pelakunya. Maka sikap sombong ini harus diobati dengan meyakini siksaan Allah Swt bagi seorang pembohong, dan yakin bahwa dengan senantiasa melakukan kebohongan pasti akhirnya sikap bohongnya akan diketahui sehingga aib dirinya akan terbuka, ia akan menanggung rasa malu dan hinaan dari manusia, dan ia tidak akan dipercaya lagi oleh manusia walaupun ia benar.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abdullah. Ia berkata bahwa Nabi ﷺ bersabda, “Seorang senantiasa berbohong dan memilih bohong sehingga ia dicatat di sisi Allah sebagai pembohong.” (HR. Bukhari).

BACA JUGA:  Kisah Orang yang Berhenti Berbohong karena Penuhi Pesan Nabi

Ibnu Mas’ud pernah berkata, “Semua sifat dijadikan watak dasar bagi setiap muslim kecuali khianat dan bohong.”

Jelas bahwa sikap bohong ini bukanlah sifat seorang muslim. Sebagai seorang muslim yang taat tentunya kita harus membuang jauh-jauh sikap bohong tersebut dan menggantinya dengan kejujuran. Seseorang akan lebih dipercayai jika ia mampu bersikap jujur di manapun dan kapanpun. []

Sumber: Mengobati Jiwa yang lelah/Ibnu Al-Jauzy/Mirqat

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119