Home KajianTalbis Iblis terhadap Ahli Ibadah

Talbis Iblis terhadap Ahli Ibadah

Seorang Salaf mengatakan: "Kami mengasingkan diri ke gunung untuk beribadah, namun Sufyan ats-Tsauri pun mendatangi kami dan memulangkan kami."

by Abu Umar
0 comments 106 views

Mungkin orang awam pernah mendengar celaan atas nikmat dunia, baik dalam al-Qur-an ataupun hadits. Lalu, mereka menilai bahwa jalan selamat adalah dengan meninggalkan dunia. Penilaian tersebut keliru, sebab dunia seperti apa yang tercela itu tidak mereka pahami, sehingga Iblis mentalbis mereka dengan berkata: “Kamu tidak akan selamat di akhirat kecuali dengan meninggalkan kehidupan dunia.”

Sehingga, orang yang punya pemahaman demikian mengasingkan diri ke gunung. Maka dia menjauhi shalat Jum’at, shalat berjamaah, juga menuntut ilmu. Mengubah diri menjadi seperti hewan liar. Terbayang olehnya bahwa itu adalah zuhud yang sesungguhnya.

BACA JUGA:  Talbis Iblis atas Ahli Ibadah dalam Perkara Haji

Keyakinan ini didukung oleh lingkungan saat mendengar fulan pergi entah ke mana, dan mendengar fulan beribadah di gunung. Padahal saat itu ia memiliki keluarga yang akan terlantar jika ditinggalkan. Atau terkadang ada yang masih mempunyai ibu yang pasti menangis karena berpisah dengannya.

Di sisi lain, mungkin waktu itu orang ini masih belum mengetahui rukun-rukun shalat yang sesungguhnya, dan dimungkinkan juga dia punya tanggungan yang belum dia tunaikan kepada seseorang.

Iblis leluasa menipu orang seperti itu sebab minimnya ilmu yang dia miliki. Salah satu tanda kebodohannya ialah seseorang merasa puas diri dengan ilmu yang dikuasainya. Andaikan dia mau berteman dengan seorang faqih (ulama) yang memahami berbagai hakikat, tentulah dia menyadari bahwa dunia tidaklah tercela karena keberadaannya.

Bagaimana mungkin karunia yang Allah anugerahkan dikatakan sebagai sesuatu yang tercela? Padahal semua itu merupakan faktor terpenting bagi keberlangsungan hidup manusia, dan sarana yang dapat membantu mereka untuk meraih ilmu serta beribadah kepada-Nya; seperti makan, minum, pakaian, dan masjid untuk tempat shalat?

Maka yang tercela darinya adalah mengambil sesuatu dari dunia secara tidak halal; memanfaatkan nikmat secara berlebihan, tidak sesuai dengan kadar kebutuhan pribadi, serta membelanjakan harta atas dasar keinginan nafsu, bukan atas dasar izin syariat.

BACA JUGA:  Talbis Iblis atas Ahli Ibadah yang Melakukan Amar Makruf Nahi Munkar

Perlu diketahui bahwa mengasingkan diri ke gunung merupakan perbuatan terlarang, karena Nabi melarang seorang pria bermalam seorang diri.” Melakukan perbuatan yang rentan dari meninggalkan shalat Jum’at dan berjamaah merupakan sebuah kerugian dan bukan suatu keuntungan. Menjauhkan diri dari ilmu dan ulama justru akan memperkuat dominasi kebodohan. Meninggalkan ayah dan ibu menurut kasus di atas termasuk tindakan durhaka kepada orang tua, dan durhaka kepada mereka termasuk dosa besar.

Perihal kabar yang menyebutkan bahwasanya terdapat orang-orang mukmin yang mengasingkan diri ke gunung, amat mungkin itu terjadi dalam kondisi tidak mempunyai tanggungan keluarga, atau sudah tidak memiliki ayah-ibu, sehingga mereka bisa pergi ke suatu tempat dan sama-sama beribadah di sana. Adapun yang kondisinya tidak demikian kemudian mengasingkan diri ke gunung, maka dia berbuat kekeliruan. Ya, tidak benar, siapa pun mereka.

Seorang Salaf mengatakan: “Kami mengasingkan diri ke gunung untuk beribadah, namun Sufyan ats-Tsauri pun mendatangi kami dan memulangkan kami.” []

Sumber: Al-Muntaqa An-Nafis min Talbîs Iblîs (Talbis Iblis – Tipu Daya dan Perangkap Iblis ddalam Upaya Menjerumuskan Manusia Ke Jurang Kehancuran / Penulis: Ibnul Jauzi / Penerbit: : Dar Ibnul Jauzi Riyadh KSA / Cet. I 1429 Η / Pustaka Imam Syafi’i / Cetakan Keenam Jumadil Ula 1442 H / Desember 2020 M

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119