Setiap manusia mendambakan kemuliaan. Ada yang mencarinya melalui harta, jabatan, atau pengaruh di tengah masyarakat. Namun, kemuliaan sejati bukanlah yang tampak di mata manusia, melainkan derajat tinggi di sisi Allah. Allah ﷻ berfirman:
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS. Al-Mujādilah: 11)
Ayat ini menegaskan bahwa kenaikan derajat hakiki hanya diberikan kepada dua golongan: orang beriman dan berilmu. Bukan harta, bukan keturunan, dan bukan pula popularitas yang menjadi ukurannya.
BACA JUGA: Ujian dari Allah, Tak Melebihi Batas Kemampuan Hamba-Nya
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Barangsiapa mencari kemuliaan tanpa taqwa, ia akan terhina, dan barangsiapa mencari kedudukan tanpa amal, ia akan jatuh.” Kemuliaan yang abadi hanya datang dari Allah, dan diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang tulus mengabdi.
Nabi ﷺ juga bersabda: “Tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkatnya.” (HR. Muslim)
Ini menunjukkan bahwa salah satu jalan meraih derajat tinggi adalah tawadhu’. Sikap rendah hati bukan berarti lemah, melainkan kekuatan jiwa yang membuat seseorang tidak silau oleh pujian dan tidak runtuh oleh hinaan.
Para sahabat Nabi ﷺ adalah teladan dalam hal ini. Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu sebelum masuk Islam dikenal keras dan disegani karena kekuatan fisiknya. Namun, setelah beriman, kemuliaannya berlipat ganda hingga Rasulullah ﷺ bersabda, “Seandainya ada nabi setelahku, niscaya dia adalah Umar.” Derajatnya di sisi Allah naik karena iman, ilmu, dan pengorbanannya di jalan-Nya.
Kenaikan derajat dari Allah tidak selalu datang dalam bentuk kekuasaan atau harta. Kadang ia datang dalam bentuk kekuatan iman saat ujian, kemuliaan hati di tengah keterbatasan, atau cahaya ilmu yang menuntun langkah.
BACA JUGA: 2 Derajat Ihsan
Al-Fudail bin ‘Iyadh rahimahullah pernah berkata, “Barangsiapa senang dikenal di bumi, ia akan terkenal di langit; dan barangsiapa hina di bumi, ia akan hina di langit.” Yang dimaksud di sini bukan popularitas semata, tapi kemuliaan yang Allah tetapkan bagi orang yang ikhlas dan taat.
Maka, jangan habiskan hidup mengejar derajat di mata manusia. Kejar derajat di sisi Allah—dengan iman yang kokoh, amal yang ikhlas, ilmu yang bermanfaat, kesabaran yang teguh, dan kerendahan hati yang tulus. Sebab, ketika Allah sudah meninggikanmu, tidak ada yang mampu merendahkanmu. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

