Home Kisah Nabi-nabiAllah SWT Turunkan Taurat kepada Musa

Allah SWT Turunkan Taurat kepada Musa

Allah SWT berfirman, "Wahai Musa! Sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum daripada minyak misik di sisiku."

by Abu Umar
0 comments 85 views

Allah SWT mewahyukan kepada Musa agar berangkat ke puncak bukit Thur, karena di sana Allah akan menurunkan syariatnya dan mengajarkan Taurat kepadanya, kitab yang berisi petunjuk dan bimbingan bagi kaum Bani Israil.

Musa bersiap-siap untuk bertemu Allah Ta’ala. Ia berwasiat kepada Nabi Harun agar menjaga Bani Israil selama ia pergi. Nabi Harun diminta untuk mengajari Bani Israeil apa-apa yang tidak mereka ketahui menyangkut syariat Allah. Musa menyampaikan kepada Harun bahwa dirinya akan pergi selama 30 hari.

Musa pun pergi menemui Robb-nya naik ke atas bukit Thur. Dan di sanalah syariat Allah diturunkan kepadanya. Ketika itu Musa berpuasa selama 30 hari. Ia kemudian merasa bau mulutnya telah berubah menjadi tidak enak. Ia lalu mengambil siwak dan membersihkan giginya.

BACA JUGA:  PSebab Nabi Musa Paling Banyak Diceritakan dalam Alquran

Allah kemudian bertanya kepadanya, “Mengapa engkau berbuat demikian?”

Musa menjawab, “Ya Robb-ku, bau mulutku telah berubah.”

Allah SWT berfirman, “Wahai Musa! Sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum daripada minyak misik di sisiku.”

Allah kemudian memerintahkan kepada Musa untuk berpuasa 10 hari lagi sehingga jumlah total waktu bertemu dengan Allah itu genap menjadi 40 hari.

Allah berbicara langsung kepada Musa dan begitu pula sebaliknya. Musa merasakan kenikmatan tidak ada tara berada di dekat Allah. Ia pun berkata, “Robb-ku, aku ingin memandang dan melihat Engkau yang Maha Suci.”

Allah menjawab, “Wahai Musa, sesungguhnya, engkau tidak akan sanggup melihat-Ku. Akan tetapi, lihatlah ke gunung itu, jika ia tetap di tempatnya seperti sedia kala, maka kau akan dapat melihat-Ku.”

Tatkala Allah menampakan diri pada gunung itu, maka gunung itu bergetar dan hancur luluh lantak rata dengan tanah. Nabi Musa jatuh pingsan. Setelah sadar, Musa pun tahu bahwa orang-orang Mukmin tidak akan mampu melihat Allah di dunia. Tetapi mereka akan melihat-Nya di akhirat kelak saat mereka masuk surga.

Musa kemudian berkata, “Ya Rabb, Maha Suci Engkay, aku bertobat kepada-Mu dan aku adalah orang yang pertama-tama beriman.”

Allah SWT kemudian memberikan lembaran-lembaran yang di dalamnya tertulis Taurat. Di dalam lembaran-lembaran itu juga terdapat petunjuk dan rahmat bagi Bani Israil. Ajaran-ajaran Taurat adalah sebagai berikut:

BACA JUGA: Petunjuk dalam Hadist tentang Kisah Nabi Musa

1. Janganlah kamu mencuri.
2. Janganlah kamu berzina.
3. Janganlah kamu memberi kesaksian palsu kepada orang lain.
4. Beribadahlah hanya kepada Allah semata yang tidak ada sekutu baginya.
5. Janganlah kamu membunuh
6. Taatilah ayah ibumu sepanjang usiamu.
7. Janganlah kamu mengintip ke dalam rumah orang lain.
8. Janganlah kamu mengamankan istri dan budak orang lain. Artinya, janganlah kamu iri kepada orang lain.

Musa merasa senang menerima lembaran-lembaran berisi Taurat itu. []

Sumber: Kisah Teladan dalam Al-Quran, Karya Hamid Ahmad Ath-Thahir, Penerbit Aqwam, Cetakan VII, Shafar 1438 H

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119