Arak atau Khmar merupakan salah satu minuman yang termasuk dalam kategori haram. Orang yang meminumnya juga termasuk melakukan perbuatan dosa. Tapi, apabila seorang peminum arak mengerjakan shalat, bagaimana?
Itu masalah yang sangat disesalkan. Shalat yang hakiki sebagaimana yang diajarkan Nabi ialah shalat yang dapat mencegah pelakunya dari perbuatan keji (fahisyah) dan mungkar.
Sebagaimana firman Allah SWT, “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar,” (QS. Al-Ankabut: 45).
Minuman keras merupakan salah satu perbuatan yang paling besar dosanya, karena dapat menganggu kesehatan jasmani dan rohani. Yang dapat memberikan pengaruh buruk pada rumah tangga, keluarga dan masyrakat.
Orang yang sedang mabuk karena minum-minuman keras dilarang mengerjakan shalat. Akan tetapi, bila ia telah sadar dari mabuknya lalu mencuci bekas-bekas arak dan kemudian berwudhu dan shalat, insya Allah, iya akan diterima oleh Allah.
BACA JUGA: Doa Umar bin Khattab soal Pengharaman Khamar
Semoga suatu saat shalatnya itu dapat mengalahkan kebiasannya yang buruk.
Usahakanlah diri kita untuk tidak mendekati arak. Bila telah terlanjur, bertaubatlah kepada Allah dan mantapkan dalam hati untuk tidak lagi mendekati minuman yang diharamkan oleh Allah tersebut.
BAHAYA MIRAS (MINUMAN KERAS)
1. Dari Segi Agama
Diharamkan dalam Islam:
Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu beruntung.” (QS. Al-Ma’idah: 90)
Merusak akal:
Rasulullah ﷺ bersabda: “Setiap yang memabukkan adalah khamr, dan setiap khamr adalah haram.” (HR. Muslim)
2. Dari Segi Kesehatan
Merusak organ tubuh:
Konsumsi miras jangka panjang dapat merusak hati (liver), ginjal, otak, dan jantung.
Menyebabkan kecanduan:
Alkohol dapat menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis.
Meningkatkan risiko penyakit:
Seperti kanker, sirosis hati, gangguan mental, dan depresi.
3. Dari Segi Sosial
Penyebab kekerasan dan kriminalitas:
Banyak kasus kekerasan dalam rumah tangga, kecelakaan, dan pembunuhan terjadi karena pengaruh alkohol.
Merusak hubungan keluarga dan sosial:
Pecandu miras sering kehilangan kepercayaan dari orang terdekatnya.
4. Dari Segi Ekonomi
Memboroskan harta:
Uang habis hanya untuk membeli sesuatu yang merusak diri.
BACA JUGA: Dosa Besar: Meminum Khamar
Menurunkan produktivitas kerja:
Mabuk membuat orang malas, tidak fokus, dan bisa kehilangan pekerjaan.
Penutup
“Barang siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan gantikan dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad)
Tinggalkan miras, dekatkan diri kepada Allah. Hidup jadi lebih sehat, tenang, dan berkah. []
Sumber: Anda Bertanya Islam Menjawab/Karya: Prof. Dr. M. Mutawalli as-Sya’rawi/Penerbit: Gema Insani
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

