Matahari telah meninggi, terik cahayanya pun mulai menyengat.
Terik panasnya seakan membakar kulit. Waktu dhuha telah tiba. Waktu untuk bekerja dan menunaikan kebutuhan.
BACA JUGA: Ibrahim, Putra Rasulullah yang Wafat saat Masih Kecil
Meskipun beban risalah begitu berat, seperti menjamu duta-duta yang datang berkunjung, memberikan ta’lim kepada para sahabat, serta menunaikan hak keluarga, namun beliau tidak pernah lupa beribadah kepada Allah Ta’ala.
Mu’adz berkata, “Aku bertanya kepada Aisyah, ‘Apakah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sering mengerjakan shalat Dhuha?’
Aisyah menjawab, ‘Tentu, beliau sering mengerjakan shalat Dhuha empat rakaat bahkan lebih dari itu seluang waktu yang diberikan Allah’.” (HR. Muslim)
BACA JUGA: Sepotong Roti untuk Rasulullah
Bahkan Rasulullah, juga mewasiatkan hal itu. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah telah mewasiatkan kepadaku agar berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, agar mengerjakan shalat dhuha dua rakaat dan agar aku mengerjakan shalat witir sebelum tidur. ” (Muttafaq ‘alaih). []
Sumber: Sehari di Kediaman Rasulullah/ Penulis: Abdul Malik bin Muhammad al-Qasim/ Penerbit: Darul Haq/ Juni, 2013
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

