Home SirahAisyah binti Abu Bakar

Aisyah binti Abu Bakar

by Abu Umar
0 comments 84 views

Seberapa baik Anda mengenal Aisyah Binti Abu Bakar?

Dia dikenal sebagai As-Siddiqah (Wanita Jujur), dia adalah putri Abu Bakar As-Siddiq (Pria Jujur) yang merupakan sahabat terdekat Nabi Muhammad ﷺ.

Dia sangat cerdas, dan dianggap sebagai salah satu ilmuwan terbaik umat Nabi Muhammad.

Hadistnya tentang Nabi ﷺ yang berjumlah ribuan memberikan kita perspektif tentang kehidupan pribadi Nabi di balik pintu tertutup, seperti Qiyamnya, tidurnya, romansanya, dan keintimannya.

Kecintaan Nabi ﷺ padanya terlihat jelas.

BACA JUGA:   Aisyah Sangat Gemar Bersedekah

Diriwayatkan bahwa beliau ﷺ mengatakan bahwa dialah yang paling dicintainya, dan keunggulannya terhadap wanita lain seperti keunggulan “Thareed” (yaitu hidangan daging dan roti khas) dibandingkan semua makanan lainnya.

Ketika Nabi ﷺ makan bersama Aisyah, mereka berdua makan dari piring yang sama dan minum dari cangkir yang sama satu sama lain.

Nabi ﷺ biasa membalik cangkir di tempat bekas bibir Aisyah, dan akan minum dari sisi cangkir itu.

Suatu ketika Nabi ﷺ sedang duduk di sebuah ruangan bersama Aisyah sedang memperbaiki sepatunya.

Saat itu sangat hangat, dan Aisyah Binti Abu Bakar melihat ke keningnya yang diberkahi dan melihat ada butiran keringat di keningnya. Dia menjadi terbebani oleh keagungan pemandangan itu. Dia menatapnya cukup lama hingga dia menyadarinya.

Nabi berkata, “Ada apa?”

Aisyah menjawab, “Jika Abu Bukair Al Huthali, sang penyair, melihatmu, dia akan tahu bahwa puisinya ditulis untukmu.”

Nabi ﷺ bertanya, “Apa yang dia katakan?”

Dia menjawab, “Abu Bukair berkata bahwa jika kamu melihat keagungan bulan, bulan akan bersinar dan menerangi dunia agar semua orang dapat melihatnya.”

Maka Nabi ﷺ bangkit, berjalan ke arah Aisyah , menciumnya di antara kedua matanya, dan berkata, “Wallahi wahai Aisyah, kamu seperti itu bagiku dan lebih daripada itu.”

Aisyah menguasai ilmu Fiqh, Hadits bahkan ia unggul dalam bidang puisi dan kedokteran.

Kapanpun para sahabat tidak dapat menemukan suatu permasalahan Fiqih, mereka akan menemui Aisyah dan dia sepertinya selalu menyelesaikan masalah tersebut.

BACA JUGA:  10 Kemuliaan Aisyah

Begitu tingginya kedudukan Aisyah di mata Allah, sehingga ketika terjadi kasus fitnah terhadap dirinya (Haidthat Al-Ifk), Allah menurunkan 10 ayat dalam Surat Ab-Nur untuk membuktikan bahwa Aisyah tidak bersalah.

Sebelum beliau meninggal Nabi ﷺ meminta untuk menggunakan Siwak (sikat gigi alami). Aisyah Binti Abu Bakar melunakkan siwak dengan mulutnya sebelum diberikan kepada Nabi ﷺ sehingga air liurnya bercampur dengan air liur Nabi ﷺ di saat-saat terakhirnya.

Nabi ﷺ meninggal di pangkuan Aisyah dengan kepala di dada. Dia dimakamkan di kamarnya dan kemudian Abu Bakar (ayahnya) dan kemudian Umar Ibn Al-Khattab.

Aisyah adalah panutan yang luar biasa!

Semoga Allah membimbing kita semua untuk mengikuti jejaknya! []

SUMBER: ONE PATH NETWORK

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119