Semua yang ada di dunia ini adalah milik Allah dan akan kembali kepada-Nya. Hanya dengan izin dan kuasa-Nya segala sesuatu bisa terjadi. Keberadaan kita di dunia ini, keberlangsungan hidup kita, kebahagiaan kita di dunia dan akhirat, semua tak akan bisa tercapai tanpa ridha dan bantuan-Nya. Semua hal bergerak atas kehendak-Nya, berdasarkan sistem dan aturan-Nya. Semua keputusan-Nya selalu yang terbaik bagi kita.
Kesadaran juga keyakinan akan hal itu menegaskan bahwa kita sudah sepatutnya memasrahkan hasil dari segenap usaha kepada-Nya. Melingkupi setiap gerak kita dengan doa-doa, memohon ridha, perlindungan, dan bimbingan-Nya. Mengingat Allah dalam setiap nafas yang diberi-Nya untuk kita, menjadikan-Nya sumber energi sekaligus muara dari setiap langkah kita.
Rasulullah saw. bersabda: “Doa adalah senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi.” (HR. Abu Yala).
BACA JUGA: Yang Merusak Doa
Doa merupakan cara kita berkomunikasi dengan Allah. Dengan doa kita memulai dan mengakhiri setiap kegiatan, agar bersih niat kita, lancar prosesnya, baik hasilnya, juga agar rahmat dan berkah Allah senantiasa terlimpah.
Doa merupakan sumber kekuatan tak terbatas dari Yang Maha Tak Terbatas. Dengan doa, segala yang mustahil dapat terwujud, segala yang sulit menjadi mudah, segala yang berat menjadi ringan. Kuncinya tentu kesabaran, kerendahan hati, keyakinan, dan kesungguhan dalam berdoa. Allah swt. sungguh dekat. Kitalah yang seringkali menjauhi-Nya. Kita tak menjalankan perintah-Nya, melanggar larangan-Nya, kemudian terlalu sombong untuk meminta. Disebutkan dalam Al-Quran:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186).
BACA JUGA: Doa Nabi agar Terlindung dari Utang
Kita berusaha, kita berdoa di sepanjang usaha itu, kemudian kita serahkan semuanya pada Allah swt. Percaya saja, selama itu untuk kebaikan, doa kita pasti dikabulkan. Kita mungkin tidak selalu menyadarinya. Namun, bila kita mau memperhatikan, hasil dari doa-doa kita pasti dapat ditemukan di antara beragam anugerah, kebaikan, bahkan ujian, di sepanjang kehidupan kita, di dunia dan akhirat.
“Tidaklah seorang muslim berdoa kepada Allah swt. dengan sesuatu yang tidak mengandung perbuatan dosa atau memutuskan silaturrahim, kecuali Allah akan memberinya salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan baginya untuk di akhirat, atau dia dihindarkan dari keburukan seukuran doa itu.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani).
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

