Aisyah radhiallahanha meriwayatkan saat yang indah dari kehidupan Rasulullah ﷺ.
Aisyah berkata, “Suatu kali, ketika suasana hati Nabi dalam suasana yang terasa menyenangkan, aku berkata kepadanya: ‘Rasulullah! Berdoalah kepada Allah untukku!”
“Rasul ﷺ kemudian berkata: ‘Ya Allah! Ampunilah dosa-dosa masa lalu Aisyah dan dosa masa depannya, ampunilah dosa-dosa yang dilakukannya diam-diam dan hal-hal yang dilakukannya di depan umum’.’’
Aisyah melanjutkan, “Aku tersenyum terus-menerus sehingga kepalaku jatuh ke pangkuan Rasulullah karena sukacita! Rasulullah ﷺ berkata kepadaku: ‘Apakah doaku membuatmu bahagia?’
“Aku menjawab:’”Bagaimana mungkin doamu tidak membuatku bahagia?’
Rasul ﷺ kemudian berkata: ‘Aku bersumpah demi Allah, ini adalah yang aku panjatkan untuk umatku dalam setiap doa’.’’
Inilah sebabnya mengapa para Sahabat mengatakan bahwa Nabi seperti seorang ayah. Kita, umat Islam, adalah keluarganya. []
Sumber: Qalam Institute
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

