Niat Adalah Syarat Sahnya Mandi
Ikhlash adalah berniat mendekatkan diri kepada Allah dan mengharap-Nya dengan melaksanakan berbagai macam ibadah yang telah diwajibkan atas para hamba-Nya yang beriman.
Ikhlash adalah berniat mendekatkan diri kepada Allah dan mengharap-Nya dengan melaksanakan berbagai macam ibadah yang telah diwajibkan atas para hamba-Nya yang beriman.
Adapun menggosok-gosok badan, berkumur-kumur, menghirup air dengan hidung ketika mandi adalah perkara yang disunnahkan menurut pendapat yang kuat.
Semua ini menunjukkan betapa Islam adalah agama yang mengajarkan kebersihan, keindahan, dan kesiapan lahiriah untuk beribadah kepada Allah.
Di antara mereka ada yang tidak menghafal al-Quran serta tidak mengetahui rukun-rukun shalat.
Di antara talbis Iblis bahwa seorang qari membuat-buat nada saat membaca al-Qur-an. Padahal Ahmad bin Hanbal dan para ulama lain membenci perbuatan…
Uban juga sarat nilai sosial. Dalam budaya Islam, menghormati yang beruban adalah adab mulia.
Kita tidak dapat mengendalikan apa yang orang lain ucapkan, tetapi kita bisa mengendalikan respon kita. Seperti nasihat Syaikh As-Sa’di, jangan biarkan ucapan…
Jika hati tak hancur karena dosa di dunia, maka akan hancur di akhirat saat menyaksikan siksa neraka dan pahala orang-orang yang taat.
Menunda taubat adalah bencana bagi hati dan akhirat. Tidak ada jaminan usia, tidak ada kepastian kesempatan kedua.
Mengetahui hal ini bukan sekadar ilmu fiqih, melainkan bentuk kehati-hatian dalam menjaga kemurnian ibadah.
Mayoritas ulama seperti Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, dan jumhur fuqaha dari mazhab Syafi’i dan Hanafi berpendapat mandi Jum’at hukumnya sunnah muakkadah.
Dengan mandi, ia membersihkan kotoran, najis, dan hadats besar yang mungkin ada padanya.