Umar bin Khattab Memanggul Tepung dan Minyak
‘Umar berkata kepadanya, “Tidak mengapa!” (tidak merepotkan karena sudah menjadi tugasnya)
‘Umar berkata kepadanya, “Tidak mengapa!” (tidak merepotkan karena sudah menjadi tugasnya)
Dia berbicara untuk menjelaskan kepada mereka secara gamblang tentang konsekuensi serius yang akan mereka pikul akibat diadakannya persekutuan tersebut.
Setelah ia meninggalkan majelis maka ia membagikan uang dinar tersebut dalam beberapa bungkus dan ia berkata kepada salah seorang anggota keluarganya, "Bawalah…
Sejurus kemudian Umar mengajak Sa'id untuk menjadi salah seorang pembantunya seraya berkata, "Ya Sa'id, kami mengangkatmu menjadi wali (gubernur) daerah Himsh."
la menjawab padahal darah mengalir di sekujur tubuhnya-, "Demi Allah, aku lebih suka menjadi pengaman dan meninggalkan istri dan anakku, daripada Muhammad…
Nabi tidak menikahi wanita lain/ taaddud sampai beliau wafat sejak 10 tahun kenabian sebelum Nabi melakukan Isro’ mi’roj
Melihat gelagat orang-orang itu semakin mengerumuni Nabi dan akan berbuat buruk terhadap beliau, Abu Bakr datang menghalau mereka.
Akhirnya tidak ada seorang laki maupun wanita dari mereka kecuali sudah menjadi Muslim dan Muslimah, kecuali satu orang yang bernama Al-Ashram.
Mereka pun membaiat beliau seperti baiat yang pernah dilakukan oleh kaum wanita kepada beliau ketika penaklukan kota Mekkah (Fathu Mekkah).
Beliau begitu sabar atas persekongkolan para penyerang, bualan para peneror, kesombongan para durjana, kebodohan orang-orang Arab dan kekerasan orang-orang gurun.
Ia mengajarkan, bahwa iman bukan sekadar ucapan, melainkan ketundukan total terhadap kebenaran dan kehati-hatian terhadap yang diragukan.
Rasulullah ﷺ menjawab “Tidak, aku lebih mengizinkan jika Allah SWT menjadikan keturunan dari orang-orang ini, generasi orang-orang setelah ini menyembah Allah dan…