Sabar yang Mengantarkan ke Surga
Di saat dirinya sedang sakit berat, ia tetap memikirkan kehormatan dirinya di hadapan Allah.
Di saat dirinya sedang sakit berat, ia tetap memikirkan kehormatan dirinya di hadapan Allah.
Jangan menunda kebaikan. Karena kesempatan tidak selalu datang dua kali.
Para ulama salaf dahulu justru semakin takut amalnya tidak diterima meskipun mereka telah melakukan banyak kebaikan.
Saudaraku, jadilah pekerja yang jujur dan bertanggung jawab. Karena kejujuran akan membawa keberkahan dalam rezeki.
Biasakan memulai hari dengan ibadah, bukan hanya urusan dunia.
Jangan ukur kebaikan hanya dari apa yang menyenangkan perasaan.
Perbanyak dzikir, shalat malam, dan istighfar di sisa usia.
Biarkan manusia melupakan, meremehkan, atau bahkan membalas dengan keburukan, karena Allah tidak akan pernah melupakan.
Futur bukan akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari ujian iman.
Bagi orang yang lemah dalam mengendalikan dirinya—karena kelemahan tabiat manusia—maka mujahadah ini harus terus berlangsung hingga ruh berpisah dari jasad.
Hendaknya kita bermuhasabah. Bukan sekadar bertanya “sudah berapa banyak amal yang kita lakukan?”, tetapi “sudah seberapa baik amal itu di sisi Allah?”
Setiap langkah dalam mengenal-Nya adalah kemuliaan, dan setiap peningkatan dalam ma’rifat adalah derajat yang ditinggikan di sisi-Nya.