Dunia yang untuk Anda, bukan Anda untuk Dunia
Jadi, apa gunanya dunia jika sampai seperti ini dalam menipu.
Jadi, apa gunanya dunia jika sampai seperti ini dalam menipu.
Kalau yang mendorong dirimu itu karena faktor kebutuhan mungkin sesuatu yang oke-oke saja.
Jika Allah menghendaki untuk menjaga suatu nikmat ada pada seorang hamba, Dia ilhamkan bagi hamba tersebut untuk menjaganya dengan menggunakan nikmat itu…
Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil).”\
Karena kesedihan tidak ada gunanya.. Bahkan menimbulkan tidak ridho dengan ketentuan..
Mahasuci Allah, Dzat yang menurunkan ujian di balik nikmat yang diberikan.
Maafkanlah dia... karena Allah menjanjikan pahala yang tiada tara kepada Anda ...
Karena ia mengerti bahwa setiap orang juga memiliki masalah dalam hidupnya.
Betapa dahsyat dorongan hasrat manusia untuk berbicara dan berkomentar akan sesuatu. Terutama era sosial media.
Memang, salah satu kunci utama rezeki yang banyak terlupa dilakukan dan bahkan banyak diabaikan adalah beristighfar.
Menangis merupakan bukti yang menunjukkan ketakwaan hati, ketinggian jiwa, kesucian sanubari dan kelembutan perasaan… Menangis karena Allah terjadi manakala seorang hamba melihat…
Akan tetapi meraih keikhlasan merupakan perkara yang sangat berat dan susah, membutuhkan perjuangan berat, perjuangan dan jihad seumur hidup melawan riya’, sum’ah…