Ada kalanya hidup terasa begitu berat.
Masalah datang silih berganti. Pikiran penuh dengan kekhawatiran. Hati gelisah memikirkan sesuatu yang belum terjadi. Kita pun sibuk mencari jalan keluar ke berbagai arah.
Namun, Allah mengajarkan kepada kita satu jalan yang sering kali justru terlupakan: meminta pertolongan dengan sabar dan shalat.
Allah Ta’ala berfirman, “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.” (QS. Al-Baqarah: 45).
Ayat ini mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak hanya menghadapi persoalan dengan kemampuan dirinya sendiri. Ia memiliki Rabb tempat meminta pertolongan.
BACA JUGA: Seputar Kesalahan setelah Shalat
Ketika masalah terasa berat, jangan hanya mengandalkan kekuatan pikiran. Ketika hati sedang gelisah, jangan hanya mencari pelarian. Ketika jalan keluar belum terlihat, jangan sampai kita lupa untuk menghadap kepada Allah.
Dirikanlah shalat.
Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu menceritakan kebiasaan Rasulullah ﷺ ketika menghadapi perkara yang menyusahkan. Ia berkata, “Adalah kebiasaan Nabi ﷺ apabila ada suatu urusan yang menyusahkan beliau, beliau pun mendirikan shalat.” (HR. Abu Dawud no. 1319 dan Ahmad no. 23299; dinilai hasan).
Perhatikan kebiasaan Rasulullah ﷺ tersebut.
Ketika ada perkara yang berat, beliau tidak menjauh dari Allah. Justru beliau mendekat kepada-Nya melalui shalat.
Sebab shalat bukan sekadar kewajiban yang harus ditunaikan lima kali sehari. Shalat adalah tempat seorang hamba mengadu, merendahkan diri, memohon pertolongan, dan menyerahkan urusannya kepada Allah.
Ketika dahi menyentuh tempat sujud, kita sedang berada dalam posisi paling dekat dengan Allah. Rasulullah ﷺ bersabda, “Keadaan seorang hamba yang paling dekat dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang sujud. Maka perbanyaklah doa.” (HR. Muslim no. 482).
Maka, jika hari ini ada sesuatu yang membuat hati kita berat, jangan hanya memikirkannya sepanjang hari.
Ambillah wudhu.
Bentangkan sajadah.
Laksanakan shalat dengan tenang.
BACA JUGA: Jangan Terburu-Buru, Shalatlah dengan Thuma’ninah
Kemudian berdoalah kepada Allah dengan penuh kerendahan hati.
Boleh jadi masalahnya belum langsung selesai. Boleh jadi keadaan belum segera berubah. Namun, hati kita bisa menjadi lebih kuat karena menyadari bahwa kita tidak menghadapinya sendirian.
Allah yang menciptakan kita mengetahui apa yang sedang kita rasakan. Allah mengetahui kesulitan yang kita sembunyikan dari manusia. Allah juga mengetahui doa yang bahkan belum mampu kita rangkai menjadi kata-kata.
Karena itu, jangan hanya mencari pertolongan manusia ketika menghadapi kesulitan. Carilah pertolongan Allah dengan sabar dan shalat.
Sebab terkadang, yang paling kita butuhkan bukan segera keluarnya kita dari masalah, tetapi kekuatan hati untuk melewatinya bersama pertolongan Allah. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

