Home MuhasabahJika Engkau Terus Melakukan Maksiat

Jika Engkau Terus Melakukan Maksiat

Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa dosa memiliki pengaruh terhadap hati dan kehidupan seorang hamba.

by Abu Umar
0 comments 5 views

Jangan merasa aman hanya karena dosa yang dilakukan belum mendatangkan hukuman.
Bisa jadi Allah masih memberimu waktu agar engkau segera kembali dan bertaubat.
Maksiat yang dilakukan berulang kali dapat membuat hati semakin terbiasa dengan dosa.

Awalnya hati merasa bersalah, tetapi jika terus dilakukan, dosa bisa terasa biasa dan tidak lagi menakutkan.

Allah Ta’ala berfirman, “Sekali-kali tidak, bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.” (QS. Al-Muthaffifin: 14).
Itulah bahaya dosa, ia tidak hanya merusak amal, tetapi juga dapat mengeraskan hati.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Apabila seorang hamba melakukan suatu dosa, maka muncul titik hitam di hatinya.” (HR. Tirmidzi).

BACA JUGA: Petaka Maksiat

Jika ia bertaubat dan meninggalkan dosa tersebut, hatinya akan kembali bersih.
Namun jika ia kembali melakukan dosa, titik hitam itu akan bertambah hingga menutupi hatinya.

Karena itu, jangan pernah meremehkan maksiat hanya karena dosa itu terlihat kecil.
Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa dosa memiliki pengaruh terhadap hati dan kehidupan seorang hamba.

Maksiat dapat menghilangkan keberkahan, melemahkan hati untuk beribadah, dan membuat seseorang semakin jauh dari Allah.
Yang lebih berbahaya adalah ketika seseorang tidak lagi merasa takut setelah melakukan dosa.

Ia mulai mencari alasan untuk membenarkan kesalahannya dan menunda taubat dengan berkata, “Nanti saja.”

Padahal tidak seorang pun mengetahui kapan ajal akan datang menjemputnya.

BACA JUGA: Antara Takwa dan Maksiat: Penentu Derajat di Sisi Allah

Jangan menunggu hati menjadi keras untuk kembali kepada Allah.

Jika hari ini engkau terjatuh dalam maksiat, segera tinggalkan dan jangan putus asa dari rahmat-Nya.

Allah Ta’ala berfirman, “Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.” (QS. Az-Zumar: 53).

Taubat bukan hanya ucapan di lisan, tetapi meninggalkan dosa, menyesalinya, dan bertekad untuk tidak mengulanginya.
Saudaraku, jika engkau terus melakukan maksiat, jangan hanya takut kehilangan kenikmatan dunia, tetapi takutlah kehilangan kelembutan hati dan kedekatan dengan Allah. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119