Menjadi suami bukan hanya tentang mencari nafkah, tetapi juga tentang menjadi pasangan yang hadir dan mau membantu.
Rumah adalah tempat bersama, maka urusan rumah tangga bukan semata-mata tanggung jawab seorang istri.
Ada pekerjaan yang terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan setiap hari tanpa henti, tentu akan terasa melelahkan.
Memasak, mencuci, membersihkan rumah, merawat anak, dan menyiapkan berbagai kebutuhan keluarga membutuhkan tenaga dan kesabaran.
Karena itu, jangan merasa rendah ketika seorang suami ikut mengerjakan pekerjaan rumah.
Justru Rasulullah ﷺ adalah teladan terbaik dalam memperlakukan keluarganya.
BACA JUGA: Suami Adalah Surga dan Neraka bagi Seorang Istri
Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah ditanya tentang apa yang dilakukan Rasulullah ﷺ di rumah, lalu ia menjawab, “Beliau biasa membantu pekerjaan keluarganya, dan apabila tiba waktu salat, beliau keluar untuk salat.” (HR. Bukhari).
Perhatikanlah, manusia paling mulia di muka bumi tidak merasa gengsi membantu keluarganya.
Beliau ﷺ tidak menjadikan kedudukan sebagai alasan untuk dilayani dalam segala hal.
Maka seorang suami tidak akan kehilangan wibawa hanya karena mencuci piring, menyapu lantai, atau membantu mengurus anak.
Bahkan, bantuan kecil yang diberikan dengan ikhlas dapat menjadi bentuk kasih sayang yang sangat berarti bagi seorang istri.
Kadang seorang istri tidak membutuhkan sesuatu yang mahal, tetapi hanya ingin merasa bahwa perjuangannya di rumah diperhatikan.
Jangan menunggu istri meminta bantuan ketika tubuhnya sudah kelelahan.
Peka terhadap kebutuhan keluarga adalah bagian dari akhlak yang baik.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah yang paling baik di antara kalian kepada keluargaku.” (HR. Tirmidzi).
BACA JUGA: Istri, Penuhilah Kebutuhan Suamimu
Kebaikan seorang suami tidak hanya diukur dari apa yang ia berikan berupa uang, tetapi juga dari kelembutan, perhatian, dan kesediaannya berbagi beban.
Jangan sampai pekerjaan rumah dianggap terlalu rendah untuk dikerjakan seorang suami, sementara pekerjaan tersebut setiap hari dikerjakan oleh istrinya tanpa banyak keluhan.
Saudaraku para suami, bantulah pekerjaan istrimu meskipun hanya sedikit, karena kebaikan yang kecil dapat menjadi besar ketika dilakukan dengan cinta dan mengharap pahala dari Allah.
Jadikan rumah bukan tempat untuk menuntut dilayani, tetapi tempat untuk saling melayani dalam kebaikan.
Sebab suami yang mulia bukan hanya yang mampu menjadi pemimpin di luar rumah, tetapi juga yang mampu menjadi pasangan yang penuh kasih ketika berada di dalam rumah. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

