Home Akhir ZamanKabut sebagai Salah Satu Tanda Besar Kiamat

Kabut sebagai Salah Satu Tanda Besar Kiamat

Menurut Ibnu Mas'ud, tanda kabut, hantaman besar, lizam, dan kemenangan Romawi semuanya telah terjadi.

by Abu Umar
0 comments 9 views

Di antara tanda-tanda besar hari kiamat adalah munculnya kabut (ad-dukhan). Allah Ta’ala berfirman,

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ ۝ يَغْشَى النَّاسَ ۖ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.”
(QS. Ad-Dukhan: 10–11)

Dalil lain yang secara tegas menunjukkan bahwa kabut merupakan salah satu tanda besar kiamat adalah hadis riwayat Muslim dari Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari. Hudzaifah berkata,

Rasulullah ﷺ datang ketika kami sedang berdiskusi. Beliau bertanya,

“Apa yang sedang kalian bicarakan?”

BACA JUGA:  Kapan al-Mahdi Muncul?

Kami menjawab,

“Kami sedang membicarakan hari kiamat.”

Beliau bersabda,

“Kiamat tidak akan terjadi hingga kalian melihat sepuluh tanda sebelumnya.”

Kemudian beliau menyebutkan:

kabut,
Dajjal,
binatang melata (ad-dabbah),
matahari terbit dari barat,
turunnya Isa bin Maryam,
Ya’juj dan Ma’juj,
tiga peristiwa tanah amblas (di timur, di barat, dan di Jazirah Arab),
serta api yang keluar dari Yaman yang menggiring manusia menuju tempat berkumpul mereka.

Namun, para ulama berbeda pendapat mengenai apakah kabut tersebut sudah terjadi atau belum.

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berpendapat bahwa kabut yang disebutkan dalam Al-Qur’an telah terjadi. Imam Muslim meriwayatkan bahwa Masruq berkata:

Kami sedang duduk di samping Abdullah bin Mas’ud yang sedang berbaring. Lalu seseorang datang dan berkata,

“Wahai Abu Abdurrahman, ada seorang pencerita di pintu gerbang Kindah yang mengatakan bahwa tanda kabut telah datang. Kabut itu menyesakkan napas orang-orang kafir dan menimpa kaum mukmin seperti pilek.”

Mendengar hal itu, Abdullah bin Mas’ud segera duduk dengan marah seraya berkata,

“Wahai manusia, bertakwalah kepada Allah! Barang siapa mengetahui suatu ilmu, hendaklah ia berbicara sesuai ilmunya. Barang siapa tidak mengetahui, hendaklah ia mengatakan, ‘Allah lebih mengetahui.’ Sesungguhnya termasuk ilmu seseorang adalah mengatakan ‘Allah lebih mengetahui’ terhadap sesuatu yang tidak diketahuinya.”

Beliau kemudian membacakan firman Allah Ta’ala,

قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُتَكَلِّفِينَ

“Katakanlah (Muhammad), ‘Aku tidak meminta imbalan sedikit pun kepada kalian atas dakwahku dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mengada-adakan.'”
(QS. Shad: 86)

Ibnu Mas’ud menjelaskan bahwa ketika kaum Quraisy menolak dakwah Rasulullah ﷺ, beliau berdoa,

“Ya Allah, timpakanlah kepada mereka masa paceklik sebagaimana tujuh tahun paceklik pada zaman Nabi Yusuf.”

Akhirnya mereka ditimpa kelaparan yang sangat berat. Karena sangat lapar, mereka sampai memakan kulit dan bangkai. Ketika memandang ke langit, mereka melihat sesuatu seperti kabut.

BACA JUGA:  Apakah al-Mahdi Seorang Khalifah yang Membagi-bagikan Harta?

Abu Sufyan kemudian datang kepada Rasulullah ﷺ dan berkata,

“Wahai Muhammad, engkau memerintahkan manusia untuk menyambung silaturahmi. Kini kaummu hampir binasa. Berdoalah kepada Allah agar mengangkat musibah ini.”

Ibnu Mas’ud menafsirkan bahwa firman Allah dalam Surah Ad-Dukhan merujuk kepada peristiwa tersebut. Menurut beliau, “hantaman yang keras (البطشة الكبرى)” adalah Perang Badar. Dengan demikian, menurut beliau, tanda kabut, hantaman besar, lizam, dan kemenangan Romawi semuanya telah terjadi.

Pendapat ini juga dipegang oleh sejumlah ulama salaf, di antaranya Mujahid, Abu Al-‘Aliyah, Ibrahim An-Nakha’i, Adh-Dhahhak, ‘Athiyyah Al-‘Aufi, dan Ibnu Jarir Ath-Thabari. []

Sumber: Ensiklopedia Kiamat / Penulis: Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar / Penerbit Serambi  / Cetakan 1, Mei 2002

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119