Home SirahTurunnya Perintah Shalat dan Ali bin Thalib yang Memeluk Islam

Turunnya Perintah Shalat dan Ali bin Thalib yang Memeluk Islam

"Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya engkau adalah utusan Allah."

by Abu Umar
0 comments 30 views

Salah satu perintah pertama Allah kepada Nabi ﷺ adalah shalat, jauh sebelum peristiwa Isra Mikraj. Menurut Ibnu Hajar, Rasulullah ﷺ secara qath’i (pasti) pernah melakukan shalat. Begitu pun dengan para sahabat.

Namun, yang diperselisihkan adalah apakah ada shalat lain yang diwajibkan sebelum shalat lima waktu atau tidak. Ada pendapat yang mengatakan bahwa yang telah diwajibkan itu adalah shalat sebelum terbit dan terbenam matahari.

Turunnya perintah shalat itu diawali kedatangan Jibril. Sang malaikat pembawa wahyu itu mengajarkan tata cara berwudhu kepada Rasulullah ﷺ. Ia berwudhu di hadapan Nabi ﷺ dan beliau mengikutinya. Sementara itu, bila masuk waktu shalat, beliau dan para sahabat pergi ke perbukitan dan mendirikan shalat secara sembunyi-sembunyi. (Ibnu Hisyam)

Jibril mencontohkan dua pelaksanaan shalat fardu: yang pertama dikerjakan di awal waktu, yang kedua di akhir waktu. Lalu Jibril berkata kepada Rasulullah ﷺ, “Shalat itu di antara kedua waktu ini.”

BACA JUGA: Cara Wahyu Diturunkan kepada Rasulullah Muhammad ﷺ

Ali Mengikuti Jejak Khadijah

Setelah mendapat perintah shalat, Nabi Muhammad ﷺ dan Khadijah sering melakukan shalat di rumah. Hal ini dilihat Ali bin Abi Thalib, yang kemudian bertanya kepada mereka.

“Apa yang kalian kerjakan tadi?” tanya Ali penuh keheranan.

“Ali, itu adalah shalat yang menjadi cara kami berdoa kepada Allah,” jawab lembut Rasulullah ﷺ. Beliau melanjutkan ucapannya, “Aku adalah nabi yang diutus Allah untuk mengajakmu hanya beribadah kepada Allah.”

Ali hanya diam. Ia tampak merenungi apa yang diucapkan sepupunya itu. Tidak lama berselang, ia menjawab, “Berilah aku waktu untuk berpikir,” kata Ali yang masih anak-anak.

Pada hari berikutnya, Rasulullah ﷺ bertanya kembali kepada Ali.

“Bagaimana, Ali?”

BACA JUGA: Dakwah Nabi secara Sembunyi

“Ulangi apa yang engkau bicarakan kemarin, wahai Muhammad,” jawab Ali.

Rasulullah ﷺ mengulanginya dan akhirnya Ali bersyahadat.

“Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya engkau adalah utusan Allah.”

Setelah Khadijah dan Ali, orang yang masuk Islam berikutnya adalah Zaid, budak yang diasuh oleh Rasulullah ﷺ. []

Sumber: The Great Story of Muhammad ﷺ : Referensi Lengkap Hidup Rasulullah ﷺ dari Sebelum Kelahiran hingga Detik-detik Terakhir / Penyusun: Ahmad Hatta, dkk. / Penerbit: Maghfirah Pustaka / Cetakan Keenam, September 2016 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119