Az-Zuhri pernah datang ke Madinah Al-Munawwarah. Para penuntut ilmu segera meminum dari sumber mata airnya nan jernih, khususnya Malik bin Anas dan Rabi’ah. Az-Zuhri menyampaikan empatpuluh sekian hadits kepada mereka.
Pada keesokan harinya, para penuntut ilmu segera datang menemui Az-Zuhri. Az-Zuhri berkata, “Lihatlah pada kitab, aku akan menyampaikan hadits ke-pada kalian dari kitab itu. Apakah kalian masih membawa sebagian dari hadits-hadits yang aku sampaikan kemarin?”
BACA JUGA: Malik Menyampaikan Fatwa dengan Perkataan Abu Hanifah
Rabi’ah berkata, “Di sini ada yang akan menyampaikan kepa-damu hadits-hadits yang engkau sampaikan kemarin.”
“Siapa dia?” tanya Az-Zuhri.
“Ibnu Abi Amir,” jawab Rabi’ah. Maksudnya Malik bin Anas.
BACA JUGA: Imam Malik bin Anas (93-179 H = 712-798 M)
Az-Zuhri berkata, “Sampaikan hadits-hadits kemarin!”
Imam Malik akhirnya bersungguh-sungguh menyampaikan empat puluh hadits dari hafalannya dengan lancar. Dengan heran, Az-Zuhri berkata, “Aku tidak mengira masih ada selainku yang menghafal hadits-hadits itu.” []
Sumber: 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Abi Hanifah An-Nu man -100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Malik bin Anas – 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Asy-Syafii – 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Ahmad bin Hanbal (400 Kisah Hidup Imam Empat Madzhab) /Penulis: Dr Muhammad Shiddiq Al-Minsyawi / Penerbit: Zam Zam Cetakan V: September 2023
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

