Home IbadahGerakan Tangan yang Benar Saat Takbir dalam Shalat

Gerakan Tangan yang Benar Saat Takbir dalam Shalat

Gerakan Tangan saat TakbMenghidupkan sunnah-sunnah seperti ini mungkin terlihat sederhana.ir dalam Shalat

by Abu Umar
0 comments 7 views

Shalat adalah ibadah yang harus dikerjakan sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena itu, setiap gerakan dalam shalat memiliki tata cara yang telah dicontohkan oleh beliau, termasuk ketika mengangkat kedua tangan saat bertakbir.

Banyak kaum muslimin yang mungkin menganggap gerakan ini sebagai perkara kecil. Padahal, mengikuti sunnah Nabi dalam setiap detail ibadah merupakan bentuk kecintaan dan ketaatan kepada beliau.

Dalam sejumlah hadits shahih dijelaskan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat kedua tangannya ketika bertakbir hingga sejajar dengan pundak atau sejajar dengan bagian bawah telinga (cuping telinga).

BACA JUGA: Orang Berkacamata Saat Shalat: Pastikan Hidung Menyentuh Tempat Sujud

Disebutkan:

“Jika berdiri untuk shalat, beliau mengucapkan ‘Allahu Akbar’ dan mengangkat kedua tangannya hingga sejajar dengan pundaknya atau hingga sejajar dengan kedua telinganya.”

Para ulama menjelaskan bahwa kedua cara tersebut sama-sama merupakan sunnah yang pernah dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena itu, seorang muslim boleh memilih salah satunya.

Yang menarik, mengangkat tangan saat takbir tidak hanya dilakukan ketika memulai shalat. Berdasarkan hadits-hadits yang shahih, gerakan ini dilakukan pada empat tempat dalam shalat, yaitu:

Pertama, saat takbiratul ihram, yaitu ketika memulai shalat.

Kedua, ketika hendak rukuk.

Ketiga, ketika bangkit dari rukuk sambil mengucapkan, “Sami’allahu liman hamidah.”

Keempat, ketika berdiri kembali setelah tasyahud awal menuju rakaat berikutnya.

Empat keadaan ini dikenal dalam fikih sebagai tempat-tempat yang disunnahkan untuk mengangkat kedua tangan dalam shalat.

Lalu bagaimana posisi tangan ketika diangkat?

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu disebutkan:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika masuk dalam shalat, beliau mengangkat kedua tangannya dalam keadaan terbuka.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa’i).

Hadits ini menunjukkan bahwa jari-jari tangan tidak digenggam dan tidak pula dirapatkan secara berlebihan. Tangan dibuka secara wajar dan alami ketika diangkat.

BACA JUGA: Buruknya Orang yang Mencuri Shalat

Para ulama menjelaskan bahwa telapak tangan menghadap ke arah kiblat, sementara jari-jari berada dalam posisi lurus dan tidak kaku. Gerakan dilakukan dengan tenang, penuh kekhusyukan, serta tidak tergesa-gesa.

Menghidupkan sunnah-sunnah seperti ini mungkin terlihat sederhana. Namun di sisi Allah, mengikuti petunjuk Nabi dalam perkara kecil maupun besar memiliki nilai yang sangat agung. Semakin seorang hamba berusaha mencontoh shalat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, semakin besar harapannya untuk memperoleh shalat yang sempurna dan diterima oleh Allah Ta’ala.

Karena itu, mari memperhatikan kembali tata cara shalat kita dan berusaha mengamalkan sunnah Nabi dengan sebaik-baiknya. Sebab beliau telah bersabda, “Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.” (HR. Bukhari). []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119