Home MuhasabahCek Hatimu, Apakah Kita Sedang Rindu Allah?

Cek Hatimu, Apakah Kita Sedang Rindu Allah?

by Abu Umar
0 comments 7 views

Salah satu tanda hidupnya hati seorang mukmin adalah kecintaannya kepada firman Allah. Semakin bersih hati seseorang, semakin besar kerinduannya untuk membaca, mendengar, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. Sebaliknya, ketika hati mulai dipenuhi kelalaian dan dosa, hubungan dengan Al-Qur’an pun menjadi semakin lemah.

Karena itu, salah satu cara untuk mengukur kondisi hati kita adalah dengan melihat bagaimana hubungan kita dengan Kitabullah. Apakah kita merasa bahagia ketika membacanya? Apakah kita merindukan tilawahnya? Ataukah hari-hari berlalu tanpa ada keinginan untuk membuka mushaf dan merenungkan ayat-ayat Allah?

Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu berkata:

لَوْ طَهُرَتْ قُلُوبُكُمْ مَا شَبِعَتْ مِنْ كَلَامِ رَبِّكُمْ

“Seandainya hati kalian bersih, niscaya kalian tidak akan pernah merasa kenyang dengan firman Tuhan kalian.”

BACA JUGA:  Jika Hatimu Masih Hidup

Perkataan ini menunjukkan bahwa hati yang bersih selalu haus akan Al-Qur’an. Sebagaimana tubuh membutuhkan makanan setiap hari, hati juga membutuhkan santapan ruhani berupa wahyu Allah. Semakin bersih hati seseorang, semakin besar kenikmatannya ketika berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Oleh sebab itu, jika kita merasa berat membaca Al-Qur’an atau jarang meluangkan waktu untuknya, hendaknya kita tidak hanya melihat masalahnya pada kesibukan atau kurangnya waktu. Bisa jadi hati kita sedang membutuhkan perbaikan dan penyucian.

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata:

مَنْ أَحَبَّ الْقُرْآنَ فَقَدْ أَحَبَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ

“Barang siapa yang mencintai Al-Qur’an, maka dia telah mencintai Allah dan Rasul-Nya.” (Jami’ al-‘Ulum wal Hikam)

Mengapa demikian? Karena Al-Qur’an adalah kalam Allah. Orang yang mencintai Allah tentu akan mencintai firman-Nya. Ia akan berusaha mendekat kepada Al-Qur’an, memahami maknanya, menghafalnya, serta menjadikannya petunjuk dalam kehidupan sehari-hari.

Namun kecintaan kepada Al-Qur’an bukan hanya diukur dari banyaknya bacaan. Kecintaan yang sejati juga tampak dari sejauh mana seseorang menjadikan Al-Qur’an sebagai cermin untuk menilai dirinya.

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata:

“Semoga Allah merahmati seorang hamba yang menimbang dirinya dan amalannya dengan Kitab Allah; apabila sesuai dengan Kitab Allah, maka dia bertahmid memuji Allah dan memohon peningkatan kepada-Nya. Namun jika menyelisihi Kitab Allah, maka dia menasihati dirinya dan segera bertaubat.”  (Akhlaq Ahl al-Qur’an karya Al-Ajurri)

BACA JUGA:  Sebab-sebab Su’ul Khatimah (Kematian yang Buruk)

Inilah sifat orang-orang yang benar-benar mencintai Al-Qur’an. Mereka tidak hanya membacanya, tetapi juga menjadikannya sebagai alat muhasabah. Ketika menemukan ayat tentang keimanan, mereka bertanya kepada diri sendiri tentang kualitas iman mereka. Ketika membaca ayat tentang taubat, mereka mengingat dosa-dosanya. Ketika membaca ayat tentang surga, mereka memohon kepada Allah agar termasuk penghuninya.

Maka marilah kita memeriksa hati kita masing-masing. Apakah Al-Qur’an masih menjadi sahabat yang kita rindukan? Apakah kita merasa kehilangan ketika sehari tidak membacanya? Apakah ayat-ayat Allah masih mampu menggerakkan hati kita?

Jika jawabannya belum seperti yang diharapkan, jangan berputus asa. Perbanyaklah istighfar, dekatkan diri kepada Allah, dan mulailah membangun kembali hubungan dengan Al-Qur’an sedikit demi sedikit. Sebab hati yang dekat dengan Al-Qur’an adalah hati yang dekat dengan Allah. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119