Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa ada beberapa amalan yang menjadi sebab lancarnya rezeki seorang hamba. Beliau berkata bahwa di antara amalan yang melapangkan rezeki adalah shalat malam, memperbanyak istighfar di waktu sahur, sering bersedekah, serta menjaga dzikir pagi dan petang.
Nasihat ini menunjukkan bahwa keberkahan rezeki tidak hanya dicari dengan usaha dunia, tetapi juga dengan ketaatan kepada Allah ta’ala.
Rezeki bukan sekadar harta yang banyak. Rezeki mencakup kesehatan, keluarga yang baik, ilmu yang bermanfaat, hati yang tenang, serta hidup yang penuh keberkahan. Karena itu, seorang muslim hendaknya memperhatikan sebab-sebab syar’i yang dapat mendatangkan rezeki dari Allah سبحانه وتعالى.
BACA JUGA: Janganlah Pelit, Allah Akan Mempersempit Rezekimu
Poin pertama adalah shalat malam, seperti tahajjud dan witir.
Shalat malam merupakan ibadah mulia yang dilakukan ketika banyak manusia terlelap tidur. Pada waktu tersebut, seorang hamba bermunajat dengan penuh keikhlasan dan ketundukan kepada Rabb-nya. Allah ta’ala memuji hamba-hamba yang bangun malam untuk beribadah dan memohon ampunan.
Orang yang menjaga tahajjud biasanya akan merasakan ketenangan hati, dimudahkan urusannya, dan diberi keberkahan dalam hidupnya. Shalat malam juga menunjukkan kesungguhan seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Allah.
Poin kedua adalah memperbanyak istighfar di waktu sahur.
Waktu sahur adalah waktu yang penuh keberkahan dan termasuk waktu mustajab untuk berdoa. Allah ta’ala memuji orang-orang yang beristighfar di waktu sahur karena mereka menyadari dosa-dosanya dan berharap rahmat Rabb mereka.
Istighfar bukan hanya sebab diampuninya dosa, tetapi juga sebab datangnya rezeki dan kemudahan hidup. Semakin seorang hamba memperbanyak taubat dan istighfar, semakin besar harapannya mendapatkan pertolongan Allah.
Poin ketiga adalah sering bersedekah.
Secara lahiriah, sedekah terlihat mengurangi harta. Namun dalam syariat, sedekah justru menjadi sebab bertambahnya keberkahan rezeki. Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa harta tidak akan berkurang karena sedekah.
Orang yang gemar membantu orang lain akan dibukakan pintu-pintu kebaikan oleh Allah ta’ala. Sedekah juga menjadi bukti bahwa seseorang lebih mencintai pahala akhirat daripada sekadar menumpuk harta dunia.
Poin keempat adalah menjaga dzikir pagi dan petang.
Dzikir merupakan benteng bagi hati seorang mukmin. Dengan dzikir, hati menjadi tenang dan jiwa menjadi kuat menghadapi kehidupan. Dzikir pagi dan petang juga menjadi sebab turunnya perlindungan serta keberkahan dari Allah ta’ala.
BACA JUGA: Silaturahmi Membuka Pintu Rezeki
Orang yang lisannya senantiasa berdzikir akan lebih mudah mengingat Allah dalam setiap keadaan, sehingga hidupnya dipenuhi keberkahan dan ketenteraman.
Demikianlah empat amalan yang disebutkan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah sebagai sebab lancarnya rezeki. Hendaknya seorang muslim tidak hanya sibuk mengejar dunia, tetapi juga memperbaiki ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah ta’ala. Semoga Allah memberikan kepada kita rezeki yang halal, luas, dan penuh keberkahan.
Zadul Ma’ad, 4/378] []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

