Home Tanya JawabApakah Perkataan Kita tentang Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Adalah Makhluk yang Paling Mulia Tidak Benar?

Apakah Perkataan Kita tentang Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Adalah Makhluk yang Paling Mulia Tidak Benar?

Makhluk paling utama secara mutlak adalah Nabi kita shallallahu 'alaihi wa sallam, maka janganlah ada pertentangan.

by Abu Umar
0 comments 57 views

Pertanyaan: Ada seorang ustadz di universitas berkata: sesungguhnya ucapan kita tentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau adalah makhluk yang paling mulia tidaklah benar, sebab ini adalah ungkapannya orang sufi. Dia berhujjah dengan firman Allah:

وَيَخْلُقُ مَا لا تَعْلَمُونَ

“Dan Allah menciptakan apa yang engkau tidak mengetahuinya….” (QS. an-Nahl: 8)

Dia berkata: “Sesungguhnya kita tidak terhitung makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala sampai kita mengatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah makhluk yang paling mulia.”

Jawaban: Yang masyhur di kalangan banyak para ulama secara mutlak bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah makhluk yang paling mulia, sebagaimana ucapan penyair:

Dan makhluk paling utama secara mutlak adalah Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka janganlah ada pertentangan.

BACA JUGA:  Siapakah Nabi dan Rasul yang Pertama?

Akan tetapi untuk berhati-hati dan lebih selamat kita katakan: Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah pemimpin anak keturunan Adam ‘alaihis salam dan manusia yang paling utama, dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang paling utama atau perkataan seperti itu dalam rangka ittiba’ kepada dalil dan aku tidak mengetahui hingga saat ini yang menyatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah makhluk paling utama secara mutlak secara keseluruhan.

Adapun berdalil dengan ayat ini : وَيَخْلُقُ مَا لأَتَعْلَمُونَ “Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya….” (QS. an-Nahl: 8) maka ini bukan pada tempatnya. Sebab ayat ini berbicara tentang kendaraaan sebagai tunggangan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَالْخَيْلَ وَالْبِغَالَ وَالْحَمِيرَ لِتَرْكَبُوهَا وَزِينَةً وَيَخْلُقُ مَا لا تَعْلَمُونَ {۸}

“Dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah men-ciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya.” (QS. an-Nahl: 8)

Yaitu diantara apa yang kalian naiki. Sedangkan Dia (Allah Subhanahu wa Ta’ala) juga menciptakan apa yang tidak kita ketahui dari selain yang kita naiki. Tetapi pengambilan dalil dalam ayat ini bahwa Allah menciptakan makhluk yang lebih baik dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam maka perlu ditinjau kembali. Yang paling selamat adalah bahwa manusia dalam masalah ini harus mengikuti apa yang ada dalam nash atau dalil.

Contohnya. Seandainya ada seseorang yang berkata: “Apakah Allah melebihkan Bani Adam secara umum atas seluruh makhluk-Nya?”

Kita katakan: “Tidak.” Sebab Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِى ءَادَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلاً {۷}

“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kamı angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (QS. al-Israa’: 70)

Allah Subhanahu wa Ta’ala mengatakan. “Atas semua yang Kami ciptakan.”

Sehingga mengatakan hal ini secara mutlak, seharusnya seseorang hanya berpegang dengan apa yang dibawa oleh nash saja dan tidak melampaui batas. Dan segala puji milik Allah, telah diketahui bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah penutup para nabi, rasul paling utama dan paling mulia di sisi Allah. Dan dalil atas hal itu dari al-Qur’an dan sunnah shahihah yang sudah diketahui dan masyhur.

BACA JUGA:  Apakah Dakwah Musa Alaihis Salam kepada Firaun untuk Bertauhid Merupakan Dalil Bahwa Allah Menjaga dan Melindungi Para Dai

Adapun yang tidak terdapat dalam hadits yang shahih, maka untuk berhati-hati kita menahan diri darinya. Adapun apakah ungkapan ini dari kalangan sufi atau bukan, aku tidak tahu.

Akan tetapi yang masyhur menurut kebanyakan ‘ulama’ bahwa mereka berkata: “Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah makhluk yang paling utama.”

(Liqaa’aat al-Baabil Maftuuh no. 1352) []

Sumber: Al-Fatawa Al-Muhimmah (Fatwa-fatwa Penting dalam Sehari-hari jilid 1) / Penulis: Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin / Penerbit: Pustaka as-Sunnah / Cetakan 2, Maret 2012

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119