Home SirahWasiat Rasulullah ﷺ kepada Ummahatul Mukminin setelah Beliau Wafat

Wasiat Rasulullah ﷺ kepada Ummahatul Mukminin setelah Beliau Wafat

'Abdurrahman bin 'Auf begitu menghormati Ummahatul Mukminin dan betul-betul memperhatikan keperluan-keperluan mereka.

by Abu Umar
0 comments 74 views

Imam Ahmad bin Hanbal dalam Musnad-nya meriwayatkan dengan sanadnya, ia berkata: Yunus mengabarkan kepada kami, Ibrahim-yakni Ibnu Sa’ad-mengabarkan kepada kami, dari Muhammad bin Ishaq, dari Muhammad bin Abdurrahman bin ‘Abdullah bin al-Hushain, dari ‘Auf bin al-Harits, dari Ummu Salamah, bahwasanya ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda kepada para isteri beliau:

(( إِنَّ الَّذِي يَحْنُوْ عَلَيْكُنَّ بَعْدِي لَهُوَ الصَّادِقُ الْبَارُ اللَّهُمَّ اسْقِ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ مِنْ سَلْسَبِيلِ الْجَنَّةِ. ))

“Sesungguhnya orang yang mengasihani kalian sepeninggalku nanti, berarti dia orang yang jujur dan berbakti. Ya Allah, berilah minum ‘Abdurrahman bin ‘Auf dari mata air salsabil di Surga.”

(Lihat Musnadul Imaam Ahmad bin Hanbal (VI/299, no. 26559). Al-Hakim juga me riwayatkannya dari Yunus dengan sanad ini dalam al-Mustadrak (III/311); Ibnu Sa’ad (III/132), Ibnu Abi Ashim dalam as-Sunnah (no. 1412); dan ath-Thabrani dalam al Kalnur (XXIII/263). Al-Hakim mengatakan bahwa hadits ini shahih dari Aisyah dan Ummu Salamah. Pernyatan al-Hakim ini disepakati oleh adz Dzahabi. Adapun derajatnya hasan li gharrah. Lihat Musnadul Imaam Ahmad bin Hanbul, dengan tahqıq, takhry, dan ta’liq oleh sejumlah ulama (XLIV/183), cetakan pertama, tahun 1421 H 2001 M, terbitan Muassasah ar-Risaalah, Beirut-Lebanon)

BACA JUGA:  2 Menantu Rasulullah Ini Ternyata Anak dari Abu Lahab

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, ia berkata: Kutaibah telah mengabarkan kepada kami, Bakar bin Mudhar telah mengabarkan kepada kami, dari Shakhr bin ‘Abdullah, dari Abu Salamah, dari ‘Aisyah:

(( أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ﷺ كَانَ يَقُوْلُ: ( إِنَّ أَمْرَكُنَّ مِمَّا يُهِتُنِي بَعْدِي وَلَنْ يَصْبِرَ عَلَيْكُنَّ إِلَّا الصَّابِرُونَ. ) قَالَ: ثُمَّ تَقُولُ عَائِشَةُ فَسَقَى
اللهُ أَبَاكَ مِنْ سَلْسَبِيلِ الْجَنَّةِ، تُرِيدُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ، وَكَانَ قَدْ وَصَلَ أَزْوَاجَ النَّبِيِّ ﷺ بِمَالٍ يُقَالُ بِيْعَتْ بِأَرْبَعِينَ أَلْفًا ))

Bahwasanya Rasulullah pernah bersabda: “Sesungguhnya masalah kalianlah yang membuat aku risau sepeninggalku nanti dan tidak ada orang yang bisa bersabar terhadap kalian kecuali orang-orang yang sabar.” (Sunanut Tirmidzi (no. 3749), Kitab “al-Manaaqib”, Bab “Manaaqib ‘Abdirrahman bin Aul az-Zuhri)

Abu Salamah berkata: ‘Aisyah berkata: “Semoga Allah memberi minum ayahmu dari mata air salsabil di Surga.” Yang dimaksud oleh ‘Aisyah adalah ‘Abdurrahman bin ‘Auf. Dia pernah memberikan sejumlah harta kepada isteri-isteri Rasulullah (termasuk ‘Aisyah) yang besarnya apabila dijual seharga empat puluh ribu (dinar atau dirham).

At-Tirmidzi menilai hadits ini hasan shahih gharib.

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa ‘Abdurrahman bin ‘Auf telah mewasiatkan sebidang kebun untuk Ummahatul Mukminin senilai empat ratus ribu. At-Tirmidzi menilai hadits ini hasan gharib. (Ibid. (no. 3750)

Semua hadits di atas merupakan bukti yang jelas terhadap keutamaan Ummahatul Mukminin radhiyallaahu ‘anhunna, dan mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Rasulullah. Dalam hadits di atas, beliau mewasiatkan kepada ummat supaya menjaga mereka sepeninggal beliau. Beliau menggambarkan bahwa orang yang mengurus semua kebutuhan mereka dan memperhatikan urusan mereka sebagai sebuah kebenaran dan perbuatan baik. Oleh karena itulah, ketika Rasulullah meninggal dunia, para Sahabat melaksanakan wasiat tersebut dan menjalankannya dengan sebaik-baiknya.

BACA JUGA:  Zainab binti Zahsy, Istri Rasulullah yang Terampil dan Panjang Tangannya

Lihatlah apa yang dilakukan oleh Amirul Mukminin ‘Umar bin al-Khaththab pada masa pemerintahannya. Ia mengirimkan Ummahatul Mukminin untuk melaksanakan haji serta memerintahkan ‘Utsman bin ‘Affan dan ‘Abdurrahman bin ‘Auf sebagai pengawal mereka. Ia berkata kepada mereka berdua: “Sesungguhnya kamu adalah anak mereka yang berbakti. Karena itu, hendaklah salah seorang di antara kalian berada di depan kendaraan mereka, sementara yang seorang lagi di belakang.”

‘Abdurrahman bin ‘Auf begitu menghormati Ummahatul Mukminin dan betul-betul memperhatikan keperluan-keperluan mereka.

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwasanya ‘Abdurrahman bin ‘Auf pernah berhaji bersama Ummahatul Mukminin. Masing-masing mengendarai kendaraan yang dihiasi dengan jubah hijau yang biasa dipakai oleh para ulama Persia. Dia juga pernah singgah bersama mereka di sebuah lembah yang tidak memiliki jalan. (Lihat Bulunghul Amaanı Haaryiyatul Fath ar-Rabbaani li Tartib Murmadil Imaam Ahmad bin Hanbal asy Syaibuni karya Ahmad Abdurrahman al-Bana (XXII/279), terbitan Daar Thyaa” at Turaats al Arabi, Beirut-Lebanon) []

Sumber: Silsilah Ummahaatil Mu’minun wad Da’wah llallaah (Fiqih Dakwah UMMAHATUL MUKMININ 2) / Penulis: Dr. Khalid bin Muhammad /Penerbit: Daar az-Zaman-Madinah Munawwarah (Pustaka Imam asy-Syafi’i) / Cet. I 1424 H/2003 M

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119